Persita Maksimalkan Pemain Muda Melawan Persiraja di Laga Perdana Grup D

Persita Maksimalkan Pemain Muda Melawan Persiraja di Laga Perdana Grup D
Widodo C Putro dan Syaeful Anwar. (Foto/Persita Tangerang)

 

Sport – Untuk kali pertama di gelaran turnamen pra musim Piala Menpora 2021, Persita akan berhadapan di pertandingan Babak Penyisihan Grup D melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 24 Maret 2021.

Tentu bukan pertemuan perdana kedua tim. Terakhir, Persita dan Persiraja bersua di kompetisi Liga 2 2019 dengan catatan dari dua pertandingan di Babak Penyisihan Grup Barat, Persita kalah sekali di kandang Persiraja dan menang di Tangerang.

Tahun ini, mengawali bangkitnya sepak bola Indonesia, Persita dan Persiraja kembali dipertemukan di Sleman.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro menyebut tim Persita memang datang dengan waktu persiapan yang tidak panjang.

Baca juga: Dengan 10 Pemain, Persebaya Tumbangkan  Persik Dengan Skor 2-1

Tapi hal tersebut tidak mengurangi semangat dan tekad Pendekar Cisadane untuk menampilkan performa terbaiknya.

“Persita sudah mempersiapkan tim dari dua minggu yang lalu. Meskipun secara teknis persiapan ini tentu tidak ideal, tapi kami tetap mengikuti turnamen ini. Mudah-mudahan kami bisa bermain baik. Dan yang terpenting kesehatan dari semua tim. Dan sukses untuk Piala Menpora ini. Kami ada beberapa pemain yang dari usia 20 yang kami akan maksimalkan. Mudah-mudahan mereka bisa ‘bicara’ dan bisa adaptasi cepat dengan tim dan mampu menunjukkan kualitasnya,” ujar Widodo saat pre match press conference di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta, Selasa, 23 Maret 2021.

Khusus menghadapi Persiraja, Widodo pun mengaku tidak memiliki strategi dan persiapan spesial.

“Tentunya kami untuk persiapan ini tidak melihat ke tim lawan. Karena kita juga belum tahu persiapan Persiraja bagaimana. Yang jelas konsolidasi terhadap tim kami, kami sudah memantapkan secara keseluruhan yaitu taktikal. Karena untuk dua minggu jelang pertandingan ini kami tidak bisa meningkatkan intensitas di bermainnya dan untuk fisiknya juga kita tidak bisa. Karena fisik ini kan perlu waktu yang lama. Jadi kemungkinan kita maksimalkan di taktikal, permainan Kalau memang nanti tidak maksimal,ya itu menurut saya dianggap wajar karena memang persiapannya kurang maksimal,” terang Widodo lagi.

Baca juga: PSM Makassar Kalahkan Persija Jakarta Dengan Skor 2-0

Sementara itu untuk skema pemain yang akan diturunkan besok, Widodo tidak berkomentar banyak. Yang jelas, fokus utama adalah untuk bisa memberikan pengalaman bermain bagi pemain-pemain muda Persita.

“Yang pasti untuk pemain barunya nanti kemungkinan akan dilihat dan kami coba semua karena ini pra musim, persiapan untuk menatap ke Liga 1. Jadi situasi dan kondisi yang berkembang kita lihat nanti. Apakah (pemain baru) dimainkan atau tidak. Tapi saya akan berusaha untuk memainkan mereka.” jelas Widodo.

“Ya bagi kami semua tim spesial. Karena pemain kami banyak diisi pemain-pemain muda. Jadi ini pembelajaran buat kami. Kami tahu diri lah, kami dikelilingi tim-tim besar, kami tahu harus bagaimana. Tapi kami tetap akan fight. Karena sebelum peluit berakhir, kesempatan untuk memenangkan pertandingan itu di masing-masing tim ada. Jadi sebelum peluit selesai, kesempatan selalu ada,” tambahnya.

Lantas apa target Persita di Piala Menpora ini?

“Ini adalah persiapan buat kami. Kami di sini tidak ada target apa-apa. Kami hanya target satu, memaksimalkan pemain muda ini supaya dia siap nnti untuk menatap liga nanti,” tutup Widodo.

Sementara itu, pemain Persita, Syaeful Anwar yang berposisi sebagai pemain bertahan mengaku ia dan rekan setimnya sudah siap untuk bertarung di lapangan besok, meski persiapan tidak maksimal.

“Kondisi pemain kita siap enggak siap, harus siap. Walaupun persiapan kita tahu tidak terlalu lama, Tapi kemarin kita sudah sedikit latihan taktikal untuk permainan besok. Yang jelas datang ke sini kita sudah siap. Semoga besok keberuntungan berpihak pada kita,” ungkap pemain bernomor punggung 24 ini.

Kata Syaeful lagi, beruntung, tim Persita sudah tiba di Sleman sejak Minggu, sehingga ada waktu cukup untuk rehat dan memulihkan kondisi.

“Kalau untuk perjalanan kemarin cukup melelahkan. Tapi kita beruntung kita ada waktu dua hari untuk istrihat di sini kemarin juga kita sudah latihan, yang jelas untuk tanggal 24 Maret insyaAllah kita sudah fit.” Pungkasnya. (red)

Check Also

Bupati Zaki Tinjau Vaksinasi di Kosambi dan ICE BSD Pagedangan

Bupati Zaki Tinjau Vaksinasi di Kosambi dan ICE BSD Pagedangan

  Metrobanten, Tangerang – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar melakukan pemantauan dan monitoring penyuntikan vaksinasi ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup