AHY: Saya Ketum Partai Demokrat yang Sah, Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan

AHY: Saya Ketum Partai Demokrat yang Sah, Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan
Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat AHY, mengenai Respon atas Pelaksanaan KLB Ilegal

 

Metrobanten, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan dan kepengurusan di Demokrat, setelah dilaksanakannya kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Jumat.

Seperti diketahui, KLB Partai Demokrat itu digagar oleh Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat atau GPK-PD.

KLB Partai Demokrat tersebut diselenggarakan di Hotel The Hill Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).

Dalam kesempatan konfrensi pers di Jakarta, AHY mengatakan secara tegas bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan dan kepengurusan di tubuh Partai Demokrat.

“Saya tegaskan, tidak ada dualisme kepemimpinan dan kepengurusan di Partai Demokrat. Saya, Agus Harimurti Yudhoyono adalah Ketua Umum Partai Demokrat yang sah dan legitimate,” kata AHY dalam konferensi pers, yang dipantau lewat YouTube Agus Harimurti menanggapi KLB Sumut, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: KLB Sahkan Moeldoko Jadi Ketua Umum Partai Demokrat Gantikan AHY

Dia mengatakan, pelaksanaan KLB yang dilakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) adalah tindakan ilegal dan inkonstitusional, karena tidak berdasarkan konstitusi partai.

Dia menjelaskan, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat tidak berubah, yaitu yang telah disepakati dalam Kongres V pada tahun 2020 dan telah disahkan Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

AHY mengatakan, dalam konstitusi partai dijelaskan bahwa penyelenggaraan KLB harus disetujui dan didukung minimal dua per tiga DPD Partai Demokrat, setengah jumlah DPC Demokrat, dan harus disetujui Ketua Majelis Tinggai Partai Demokrat.

Baca juga: Ary Arsa: Jangan Menyerah Kerja Keras untuk Meraih Mimpi yang Besar

“Tiga klausul tersebut tidak dipenuhi para peserta KLB. Seharusnya dua per tiga ketua DPD hadir, namun faktanya seluruh ketua DPD Demokrat tidak ikut KLB dan berada di daerah masing-masing, dan para ketua DPC tidak ikut, mereka solid pada partai dan kepemimpinan Demokrat yang sah,” ujarnya pula.

AHY mengatakan Tim Hukum DPP Partai Demokrat akan melaporkan penyelenggara dan panitia KLB kepada penegak hukum.

“Langkah selanjutnya, tim hukum Partai Demokrat akan melaporkan panitia dan siapa pun yang selenggarakan KLB kepada penegak hukum,” katanya lagi.

Menurut dia, langkah hukum tersebut merupakan usaha untuk mempertahankan kedaulatan partai dan mencari keadilan. (red)

Check Also

FSPP Banten Minta Diusut Tuntas Perkara Pemotongan Dana Hibah Pondok Pesantren

FSPP Banten Minta Diusut Tuntas Perkara Pemotongan Dana Hibah Pondok Pesantren

  Metrobanten, Serang – Ditangkapnya seorang pelaku korupsi pemotongan dana hibah Pondok Pesantren senilai Rp.117 ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup