Pemkab Serang Susun Perubahan Delapan Area Pencegahan Korupsi

Pemkab Serang Susun Perubahan Delapan Area Pencegahan Korupsi
Sekda Tubagus Entus Mahmud Sahiri didamping Inspektur Kabupaten Serang, Rahmat Jaya saat Rakoor besama seluruh OPD di Aula KH. Syam’un Jum’at, 23 April. ANTARA

 

Metrobanten, Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menunjukan keseriusan merealisasikan rencana aksi daerah dalam upaya pencegahan korupsi, salah satunya dengan melakukan perubahan delapan area yang masuk kedalam kerangka penyusunan rencana aksi pencegahan korupsi di wilayah itu.

Inspektur Kabupaten Serang, Rahmat Jaya melalui siaran tertulisnya yang dikirim Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang pada Ahad, 25 April 2021 menuturkan, bahwa guna menyamakan persepsi berkenaan hal tersebut pihaknya pun sudah melakukan rapat koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilaksanakan pada Jum’at, 23 April di Aula KH. Syam’un. 

Menurutnya, Rakor dilakukan untuk persiapan evaluasi pada 27 April oleh Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Koordinator Wilayah II Provinsi Banten.

“Kita rakoor untuk persiapan menyamakan persepesi, kaitan dengan data dan informasi yang akan disajikan kepada Korsupgah KPK Koordinator Wilayah II Provinsi Banten,” ujar Rahmat. 

Baca juga: Bank Banten dan Bank BRI Tindaklanjuti Kerjasama Strategis Membangun Sinergi

Dijelaskannya, tujuan evaluasi yang akan dilakukan oleh Korsupgah KPK yang pertama, karena telah terjadi pergantian Tim Korsupgah dengan melakukan kunjungan pertama di Kabupaten Serang sekaligus silaturahmi. 

Yang kedua monitoring evaluasi untuk program rencana aksi pencegahan korupsi di Kabupaten Serang yang sudah dilaksanakan dalam beberapa tahun kebelakang. 

“Dan sekarang kelanjutannya,” kata Rahmat Jaya. 

Ia menambahkan, dari yang direncanakan itu meliputi delapaan area yang masuk kedalam kerangka penyusunan rencana aksi pencegahan korupsi di Kabupaten Serang.  

Baca juga: Warga Pelosok Desa di Lebak Dapat Manfaatkan Jembatan yang Dibangun UEA

Delapan area tersebut mulai dari pertama, perencanaan dan penganggaran, manajemen SDM, pengadaan barang dan jasa, pengawasan dan pengendalian, penataan asset, optimalisasi pajak daerah. 

“Kemudian kaitannya dengan perizinan, dan terakhir tata kelola keuangan desa. Itu semua delapan area perubahannya,” papar Rahmat Jaya. 

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, terkait akan adanya kunjungan dari Tim Korsupgah KPK Koordinator Wilayah II Provinsi Banten, Inspektur Rahmat Jaya mempunyai inisiatif untuk mengumpulkan OPD untuk mengingatkan dan menjelaskan dengan pelaksanaan atau realisasi rencana aksi yang sudah dibuat. 

“Karena nanti akan disampaikan ekspose oleh Inspektorat yang data-datanya oleh OPD terkait,” ujarnya.

Menurutnya rakoor yang dilakukan manfaatnya besar sekali. Inspektorat mengadakan rakoor karena dalam upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Serang. 

“Jadi kita hanya mengingatkan saja apa yang harus disampaikan, kita mengingatkan pada semua OPD supaya upaya pencegahan korupsinya dilakukan internal OPD masing-masing,” tutur Sekda Entus. (red)

Check Also

Armand Maulana Bersama Anak dan Istri Rayakan Idul Fitri di Inggris

Armand Maulana Bersama Anak dan Istri Rayakan Idul Fitri di Inggris

  Gaya Hidup – Musisi Armand Maulana berencana untuk merayakan Lebaran di Inggris. Hal itu karena, putri ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup