Kenali Manfaat Obat Kumur untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut dari Sariawan

Kenali Manfaat Obat Kumur untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut dari Sariawan
Menjaga kesehatan mulut menggunakan obat air kumur.

 

Metrobanten, Kesehatan – Kesehatan gigi dan gusi penting untuk senantiasa dijaga agar tidak menimbulkan penyakit. Namun, menjaga kesehatan gigi dan gusi tidak dapat dilakukan hanya dengan menyikat gigi setiap hari. Anda juga perlu menggunakan obat kumur untuk membersihkan gigi dan gusi secara menyeluruh dan efektif.

Sisa makanan yang tertinggal di sela gigi dapat menumpuk dan membentuk plak yang menempel pada gigi. Zat asam yang terdapat di dalam plak tersebut dapat mengikis email atau lapisan luar gigi secara perlahan dan menyebabkan masalah pada gigi, seperti gigi berlubang dan radang gusi (gingitivis).

Obat kumur bisa dimanfaatkan untuk membantu melindungi dan menjaga kesehatan mulut dari sariawan, di samping menyikat gigi dan mengatur pola makan. Meski begitu, Anda perlu mengetahui produk obat kumur seperti apa yang bisa digunakan untuk melindungi dan menjaga kesehatan mulut dari sariawan.

Rasa perih dan nyeri akibat sariawan bisa sangat menjengkelkan. Selain mengganggu makan dan minum, sariawan juga kerap kali membuat bicara jadi tidak nyaman. Oleh karena itu, lakukan langkah pencegahan agar sariawan tidak muncul.

Cara Melindungi dan Menjaga Kesehatan Mulut dari Sariawan

Berikut ini adalah beberapa cara untuk melindungi dan menjaga kesehatan mulut dari sariawan yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah:

1. Sikat gigi secara rutin

Menyikat gigi minimal 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk melindungi dan menjaga kesehatan mulut dari sariawan. Gunakan juga sikat gigi berbulu lembut untuk mengurangi risiko mulut atau gusi terluka saat menyikat gigi.

2. Atur pola makan

Sebisa mungkin hindari makanan yang terlalu asam, pedas, atau panas karena dapat mengiritasi mulut sehingga memicu terbentuknya sariawan. Selain itu, kurangi konsumsi gula, baik dalam makanan maupun minuman, karena gula yang menempel di mulut dapat dipecah oleh bakteri dan menghasilkan asam yang bisa menimbulkan iritasi sehingga memicu sariawan.

Biasakan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dari beragam jenis lauk pauk, sayuran, serta buah-buahan yang tidak mengandung asam. Contohnya adalah daging, ikan, bayam, keju, dan susu.

3. Berhati-hati saat makan

Hindari kebiasaan makan terburu-buru atau makan sambil berbicara karena dapat membuat bibir, lidah, atau bagian dalam mulut tergigit. Luka akibat tergigit ini, walaupun ukurannya kecil, dapat memicu munculnya sariawan.

Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati saat makan makanan yang bertekstur kasar atau berduri, karena makanan seperti ini juga bisa melukai gusi, lidah, dan bagian dalam mulut.

4. Gunakan obat kumur

Menggunakan obat kumur dapat membersihkan dan menjaga kesehatan gigi dan mulut secara maksimal. Keadaan mulut yang bersih dan sehat tentu dapat membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit mulut, termasuk sariawan. Namun, pilihlah obat kumur yang kandungannya sesuai dan tidak membuat mulut kering.

Selain cara-cara di atas, Anda juga disarankan untuk menghindari stres dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Hal ini karena sariawan bisa terjadi akibat stres atau melemahnya daya tahan tubuh.

Pentingnya Obat Kumur untuk Kesehatan Gigi dan Gusi

Agar kesehatan gigi dan gusi tetap terjaga dan terhindar dari sakit gigi, Anda disarankan untuk selalu menjaga kebersihan gigi dan gusi. Hal ini dapat Anda lakukan, mulai dari rutin menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur, serta berkumur dengan obat kumur atau mouthwash setelahnya.

Berbagai penelitian membuktikan bahwa mouthwash atau obat kumur dapat membersihkan sisa makanan di area gigi atau mulut yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Tak hanya itu, obat kumur juga dapat menghilangkan atau mengendalikan jumlah bakteri jahat di dalam mulut.

Dengan demikian, pembentukan plak pada gigi penyebab masalah gigi dan mulut pun akan berkurang.

Namun, perlu Anda ingat bahwa penggunaan obat kumur untuk kesehatan gigi dan gusi ini harus disertai dengan menyikat gigi secara rutin setidaknya 2 kali sehari dan menggunakan benang gigi untuk menghilangkan sisa makan yang terselip di sela gigi.

Pilihan Obat Kumur untuk Melindungi dan Menjaga Kesehatan Mulut dari Sariawan

Masih belum banyak orang yang menggunakan obat kumur secara teratur. Salah satu alasannya adalah karena tidak tahu bahwa ada banyak manfaat obat kumur selain untuk menghilangkan bau mulut dan menyegarkan napas.

Padahal, penggunaan obat kumur bisa mengoptimalkan upaya menjaga kebersihan gigi dan mulut karena obat kumur mampu menjangkau area yang tidak bisa dicapai oleh sikat gigi. Selain itu, menggunakan obat kumur secara teratur juga dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut dari sariawan.

Meski begitu, jangan sembarangan memilih obat kumur. Obat kumur yang mengandung bahan kimia atau antiseptik yang terlalu keras, seperti alkohol dan sodium lauryl sulfate, justru dapat menyebabkan risiko iritasi dan sariawan.

Oleh karena itu, sebaiknya pilih obat kumur dengan kandungan antiseptik dari bahan alami, misalnya minyak esensial, seperti:

  • Eucalyptol
  • Menthol
  • Thymol
  • Methyl salicylate

Tidak hanya ampuh melawan beragam bakteri jahat, antiseptik alami tersebut juga bisa melawan pertumbuhan jamur di mulut. Selain itu, obat kumur dengan kandungan di atas dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya plak, radang gusi, bau mulut, serta sariawan.

Pastikan Anda menggunakan obat kumur dengan benar, sesuai petunjuk yang tertera di kemasannya. Jangan memberikan obat kumur kepada anak-anak berusia di bawah 6 tahun, kecuali bila disarankan oleh dokter.

Agar sariawan tidak muncul, jagalah kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut Anda dengan baik. Caranya adalah dengan berkumur menggunakan obat kumur, di samping rutin menyikat gigi dan menerapkan pola makan yang sehat.

Bila sariawan masih sering muncul, terlebih bila berkembang menjadi besar dan dalam, bisa jadi ada masalah kesehatan lain yang menjadi penyebabnya. Jika seperti ini, periksakan diri Anda ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (arsa)

Back to top button