Warga Kecewa, Pemkot Tangerang Anggap Kampung “Babakan” Bekelir Kumuh
Metrobanten, Kota – Pembuatan Kampung Bekelir yang dilakukan dari kreatifitas warga dan para seniman mural yang mewarnai dengan lukisan dan dekorasi di wilayah RW 01/ 03, kel. Babakan Kec. Tangerang Kota Tangerang untuk membangun lingkungan hidup masih dianggap belum ada kelayakan lokasi pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kota Tangerang Rina Hernaningsih mengatakan bahwa untuk pengembangan potensi pariwisata kampung bekelir belum berpotensi, karena masih dalam kategori kampung kumuh.
“Sebelum adanya aksi mural di kawasan kumuh itu pihaknya sudah melakukan uji kelayakan objek wisata. “ kata Rina Hernaningsih kepada para awak media saat ditemui di pusat pemerintahan Kota Tangerang (22/8).
Habibie salah satu tokoh pemuda di wilayah kel. Sukasari merasa kecewa atas pernyataan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kota Tangerang Rina Hernaningsih yang mengatakan kampung babakan bekelir masih kumuh.
“Yang saya tau kata Walikota, Kota Tangerang adalah Kota seribu jasa, Kota layak huni, Smart city, Kota live dan Kota penerima tujuh penghargaan Adipura sejak tahun 2010 hingga 2017, tapi ternyata DISBUDPAR Kota Tangerang mengatakan masih ada kampung kumuh di tengah kota, bagaimana bisa semua program Walikota jadi bukti nyata ” Ujar Habibie kepada metrobanten. (29/10)
“Kenapa masih ada kampung kumuh di Kota ini, harusnyakan Pemkot yang membenahi kampung kenapa mencap jelek bukannya memberikan penghargaan kepada warga babakan “ cetusnya
“Jelas warga pasti kecewa dengan tidak di berinya apresiasi oleh pemerintah kota atas hasil jerih payah yang mereka lakukan untuk mensejahterakan wilayahnya” pungkasnya. (arsa)









