Pulang Munggahan, 50 Warga Dasana Indah Tangerang Positif Covid-19

Pulang Munggahan, 50 Warga Dasana Indah Tangerang Positif Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi.

 

Metrobanten, Tangerang – Sebanyak 50 warga RW 28 Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dinyatakan terpapar virus corona (covid-19) usai menjalani tradisi Munggahan di daerah Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (10/4) lalu. Peristiwa tersebut kemudian menjadi klaster munggahan Tangerang.

Munggahan merupakan tradisi masyarakat islam di beberapa daerah dalam menyambut bulan Ramadan yang dilakukan pada akhir bulan Sya’ban.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan, kasus tersebut muncul setelah, 30 orang di perumahan setempat, pergi ke kawasan Bogor, Jawa Barat, menggunakan bus untuk melakukan munggahan  (tradisi menyambut bulan Ramadhan seperti melakukan doa bersama) pada 10 April 2021.

Baca juga: Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Benahi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

“Jadi tanggal 10 April, ada sebagian warga naik bus ke Bogor, kurang tahu itu kabupaten atau kota, mereka pergi untuk munggahan. Ada kurang lebih 30-an orang dalam satu bus. Kemudian tanggal 20 April, ada empat orang yang sakit dan dirawat di rumah sakit wilayah Tangerang,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi saat dihubungi Wartawan, Selasa (28/4).

Hendra menjelaskan, pada hari itu juga, empat warga Tangerang tersebut dilakukan pemeriksaan covid-19 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) alias tes swab. Hasilnya kemudian keluar sehari setelahnya yang menyatakan keempat warga tersebut positif covid-19.

Selanjutnya Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat melakukan tracing terhadap kontak erat empat warga tersebut pada tanggal 21 dan 23 April, dan kemudian ditemukan sebanyak 46 orang terpapar covid-19 dengan tanpa gejala atau OTG.

Baca juga: Sejarah Nuzulul Qur’an, Nabi Muhammad SAW Menerima Wahyu Pertamanya

“Jadi total ada 50 orang klaster munggahan, 4 orang bergejala ditambah 46 OTG itu,” kata dia.

46 warga tersebut kemudian diboyong untuk menjalani karantina mandiri di Rumah Singgah untuk Pasien Covid-19 Kabupaten Tangerang, di Hotel Yasmin. Adapun, dengan temuan itu, Hendra juga menyebut pihaknya telah melakukan tracing tambahan menggunakan tes PCR swab terhadap 95 orang pada Senin (26/4) kemarin.

Selain itu, dengan klaster Munggahan yang terjadi di Kabupaten Tangerang, seluruh RW 28 langsung dilakukan pengetatan terbatas alias lockdown. Warga dilarang keluar-masuk RW 28 sejak Jumat (23/4) dan berlaku selama 14 hari terhitung sejak diberlakukan. (red)

Check Also

Indonesia Kirim Bantuan 200 Unit Oxygen Concentrators ke India

Indonesia Kirim Bantuan 200 Unit Oxygen Concentrators ke India

  Metrobanten, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia mengirim sejumlah bantuan untuk membantu penanganan Covid-19 di ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup