Polsek Neglasari Meringkus Dua Perampas Motor Modus Pepet

Polsek Neglasari Tangkap Dua Perampas Motor Modus Pepet

Metrobanten – Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota meringkus TS (46 tahun) dan S (40 tahun), dua pelaku perampasan sepeda motor dengan modus memepet dan menukar kunci motor.

“Waspada ini modus baru, komplotan pencuri sepeda motor ini mengaku sebagai orang tua yang anaknya dilukai oleh korban,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat (7/10/2022).

Aksi perampasan sepeda motor itu terjadi di Jalan Irigasi Kampung Karanganyar Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang pada Senin 19 September 2022 lalu.

Saat itu, korban Ciko Jeriko sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat B 3592 CGL sekitar pukul 10.00. “Korban dipepet dan diberhentikan oleh kedua pelaku,” kata Kombes Zain.

TS berpura-pura menuduh korban telah melukai tangan anaknya menggunakan kunci motor miliknya. Mereka tetap ngotot meski korban membantah melakukan hal yang dituduhkan.

“Pelaku beralasan bahwa anaknya masih ingat dengan kunci motor yang digunakan untuk melukainya, kemudian pelaku meminta korban untuk ikut membawa kunci motor korban dengan alasan untuk diperlihatkan ke anaknya, dan korban disuruh meninggalkan motornya di TKP,” ungkap Kombes Zain.

Adapun, S berpura-pura menjaga sepeda motor korban. Sementara TS mengajak dan membonceng korban menggunakan sepeda motor yang dibawanya menuju gang yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari lokasi.

Sesampainya di lokasi korban disuruh turun dan diberikan kunci sepeda motor namun sudah ditukar oleh pelaku dengan kunci sepeda motor lain.

“Usai menukar kunci motor korban, pelaku pergi dengan alasan akan menjemput temannya yang ditinggal di TKP. Namun setelah itu kedua pelaku langsung kabur membawa motor korban,” kata Kombes Zain.

Menurut Kombes Zain, dari hasil olah TKP dan penyelidikan didapatkan informasi tentang keberadaan kedua pelaku dan berhasil meringkusnya. “Dari kedua pelaku petugas mendapati 2 sepeda motor hasil curian dengan modus yang sama,” kata Kombes Zain.

Sementara motor Ciko Jeriko  belum ditemukan karena sudah dijual pelaku ke daerah Sumatra Selatan. “Petugas masih terus mengembangkan kasus ini dan mencari keberadaan motor korban,” kata  Kapolres.

Polisi menjerat kedua pelaku dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan/penggelapan dan pencurian. “Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” kata Kombes Zain. (*)

Back to top button