NEWSTANGERANG RAYA

Pemkot Tangerang Bersama KBB Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

Pemkot Tangerang Bersama KBB Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia
Pemkot Tangerang Bersama KBB Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia.

 

MetroBanten – Kantor Bahasa Banten (KBB) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diikuti puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkup Pemkot Tangerang yang digelar di Pagio Puspem Tangerang.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, KBB, Aminudin Aziz mengungkapkan kegiatan ini digelar dua hari.

Dihari pertama, diikuti para ASN dan hari kedua pada Rabu (27/7/22) diikuti para guru dilingkup Dinas Pendidikan.

“Para ASN hari ini mengikuti uji kemahiran berbahasa Indonesia. Ditujukan untuk mengulur kemahiran ASN dalam berbahasa penutur Bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan. Dari hasil uji, kita akan lakukan sosialisasi dan pendampingan lanjutan,” ungkap Aminudin, usai membuka acara.

BACA JUGA: Antisipasi Chikungunya, Puskesmas Beserta Warga Lakukan PSN

Ia pun menuturkan, agar UKBI tidak berlangsung begitu saja, Kantor Bahasa Banten akan melakukan pendampingan lebih lanjut. Sehingga, dapat mengetahui progres peningkatan berbahasa Indonesia para ASN di lingkup Pemkot Tangerang.

“UKBI itu betul-betul memiliki validitas yang tinggi, menguji keterampilan dan kemahiran berbahasa seseorang sesuai dengan karakter dirinya, sesuai dengan kompetensinya. Harapannya, ASN dapat lebih mahir dalam berbahasa khususnya saat bersama masyarakat,” katanya.

BACA JUGA: Benyamin Buka Turnamen Sepak Bola Tiga Pilar Cup di Ciputat

Sementara itu, Pemkot Tangerang yang diwakili Asda I, Rakhmansyah menyambut baik program dan pendampingan yang dilakukan Kantor Bahasa Indonesia.

Terlebih, bahasa Indonesia yang baik dan benar sangat berpengaruh terhadap kelancaran jalannya pekerjaan pemerintahan.

“Kami harap, para ASN atau besok yaitu para guru dapat benar-benar memanfaatkan UKBI yang digelar KBB. Serta, mendengarkan dan mengevaluasi diri atas sosialisasi yang dipaparkan. Sehingga, kualitas berbahasa Indonesia para ASN dapat meningkat,” harapnya. (Red)

Back to top button