Pelajari Cara Mengatasi Kulit Wajah, Kaki Pecah-Pecah, Bibir hingga Tumit  

Metrobanten, Kesehatan – Setiap orang pasti tidak ingin memiliki kulit wajah dan kaki pecah-pecah. Namun jika terlanjur mengalaminya, Anda tidak perlu risau. Ada beberapa cara mengatasi kaki pecah-pecah yang sederhana dan mudah dilakukan.

pecah-pecah sering dialami orang ketika cuaca dingin seperti saat ini. Selain karena kulit kering, kondisi ini terjadi akibat aktivitas lain. Umumnya, area yang sering mengalaminya adalah bibir, tumit, dan jari. Tapi tak perlu khawatir, Anda bisa menggunakan beberapa cara berikut untuk mengatasinya.

  1. Gunakan pelembap

Pelembap adalah solusi andalan banyak orang untuk atasi kulit kering dan pecah-pecah. Anda bisa mengoleskan pelembab dua sampai tiga kali sehari sehabis mandi. Pelembab yang berbahan dasar minyak kelapa, minyak zaitun, ataupun shea butter bisa menjadi pilihan tepat. Selain aromanya menyenangkan, teksturnya lembut.

  1. Lepaskan kulit mati

Bila kulit pecah-pecah muncul di tumit atau kaki, Anda bisa secara perlahan mengelupas kulit mati. Rendam kaki selama 20 menit dalam air dan setelahnya, Anda dapat menggunakan batu apung atau sponge mandi untuk melepaskan kulit mati.

Setelahnya, keringkan kulit dan gunakan pelembab. Anda dapat melakukannya secara rutin satu atau dua kali seminggu.

  1. Petroleum jelly

Anda dapat menggunakannya untuk kulit pecah-pecah di bibir, tetapi pastikan kandungan di dalamnya tidak memicu alergi.

Caranya, oleskan petroleum jelly pada kulit pecah-pecah dan bungkus dengan perban, kain kasa bersih, atau kaos kaki. Gunakan petroleum jelly sebanyak tiga kali sehari seusai mandi.

  1. Liquid bandage

Liquid bandage dapat mengatasi kondisi ini dengan cara menempelkan kulit yang pecah-pecah satu sama lainnya. Anda bisa menemukan liquid bandage di apotek.

Bacalah instruksi yang tertera pada label dan oleskan liquid bandage dengan kuas kecil. Biarkan liquid bandage mengering di kulit. Hindari menggunakan liquid bandage dengan krim atau minyak.

  1. Hindari mencuci tangan terlalu sering

Mencuci tangan terlalu sering, terutama dengan sabun antibakteri atau dengan pembersih tangan dapat memicu kulit pecah-pecah. Sebaiknya hindari mencuci tangan terlalu sering serta cuci baju dan piring dengan sarung tangan karet.

  1. Atur gaya hidup

Jangan salah, Anda perlu mengatur gaya hidup yang benar untuk menghindari dan mengatasi kulit pecah-pecah.

Hindari terpapar sinar matahari terlalu lama serta mandi menggunakan air yang sejuk, bukan hangat atau panas. Jangan lupa untuk minum air secukupnya dan mengurangi stres dan konsumsi alkohol.

  1. Krim hidrokortison

Krim hidrokortison mengandung kortikosteroid yang mampu mengurangi pembengkakan dan iritasi, karenanya krim ini dapat digunakan jika kulit pecah-pecah sudah sampai memerah atau gatal.

Anda bisa membeli krim hidrokortison di apotek dan ikuti petunjuk dari label yang dicantumkan. Anda dapat mengoleskan pelembab di atas krim hidrokortison. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan krim ini.

  1. Obat antijamur

Terkadang, kulit pecah-pecah bisa diakibatkan oleh kutu air. Bila kulit pecah-pecah diakibatkan oleh kutu air, Anda bisa mengoleskan obat antijamur berupa terbinafine, dan sebagainya.

Jika kulit pecah-pecah makin parah atau muncul secara terus-menerus meskipun sudah diberikan penanganan di atas, coba periksakan ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hal ini untuk mengetahui apakah ada penyakit lain yang menyebabkan pecahnya kulit Anda.

Apa Penyebab Kaki Pecah-Pecah?

Kulit kaki atau tumit yang pecah-pecah bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kebiasaan, pekerjaan atau aktivitas, sampai penyakit tertentu. Beberapa kebiasaan yang membuat kaki pecah-pecah adalah:

  • Sering berdiri terlalu lama.
  • Sering berjalan tanpa alas kaki.
  • Menggunakan sepatu yang tidak pas.
  • Mandi terlalu lama atau menggunakan sabun yang bahannya bersifat iritatif.

Sementara itu, beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kaki pecah-pecah meliputi:

  • Penyakit kulit, seperti psoriasis, dermatitis atopik, dan infeksi jamur.
  • Kaki kapalan.
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes dan hipotiroidisme,
  • Malnutrisi atau kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin A dan lemak.
  • Obesitas.

Risiko seseorang mengalami kulit kaki pecah-pecah juga akan meningkat jika ia sudah berusia lanjut. Orang yang memiliki gaya hidup kurang sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, juga lebih berisiko mengalami masalah kulit ini.

Untuk mengetahui penyebab pasti kaki pecah-pecah yang Anda alami, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Begini Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah

Ada beberapa cara untuk menangani kaki pecah-pecah dan mencegahnya semakin parah, yakni:

1. Minum banyak air

Bila Anda tidak minum cukup air, mulut dan tenggorokan terasa kering dan serak. Hal yang sama pun berlaku pada kulit. Minum banyak air akan membuat kulit Anda lembap, sehingga kaki pecah-pecah dapat pulih secara perlahan.

2. Gunakan sabun yang lembut

Agar kondisi kulit kaki yang rusak cepat membaik, sangat penting untuk menjaga bagian kaki yang pecah-pecah tetap bersih. Namun hati-hati, membersihkan kaki menggunakan sabun yang berbahan kimia keras atau bersifat iritatif justru dapat membuat kulit terlalu kering.

Oleh karena itu, pilihlah sabun yang bahannya lembut, sehingga tidak menyebabkan iritasi dan tidak menghilangkan kelembapan pada kaki Anda.

3. Hindari mandi dengan air panas

Jika Anda ingin berendam atau mandi dengan shower, usahakan untuk tidak menggunakan air panas, ya. Hal ini karena mandi dengan air panas dapat membuat kulit cepat kering dan rusak, sehingga kaki pecah-pecah sulit membaik.

4. Oleskan pelembap secara rutin

Kaki yang kulitnya pecah-pecah perlu rutin diolesi pelembap. Ada beberapa jenis dan kandungan pelembap yang bisa digunakan, seperti minyak mineral, gliserin, dan urea. Salah satu jenis pelembap yang baik digunakan untuk kaki pecah-pecah adalah petroleum jelly.

Pelembap bisa digunakan pada pagi dan malam hari. Oleskan pelembap pada kulit kaki yang bermasalah, lalu kenakan kaus kaki yang nyaman agar pelembap dapat terserap lebih baik. Pelembap ini akan memperbaiki kulit yang rusak dan menjaga kelembapan kulit, sehingga kaki yang pecah-pecah dapat pulih.

5. Menggosok kaki untuk mengangkat sel-sel kulit mati

Anda mungkin sudah tidak asing dengan batu apung yang kerap digunakan untuk menangani kulit tumit pecah-pecah. Batu ini cukup ampuh mengangkat sel-sel kulit mati.

Cara penggunaannya cukup mudah, rendam kaki yang pecah-pecah dalam air selama 5 menit atau sampai kulit terasa lembut. Setelah itu, basahi batu apung dengan air hangat, lalu gosokkan secara perlahan pada area kaki pecah-pecah. Lakukan perawatan ini selama 2-3 menit.

Setelah selesai, oleskan kulit yang bermasalah dengan pelembap. Selain dengan batu apung, kaki juga bisa digosok menggunakan sikat kaki atau scrub khusus kaki.

Untuk memperbaiki kulit kaki yang rusak dan pecah-pecah, Anda juga bisa mencoba mengoleskan madu, minyak kelapa, minyak zaitun, atau lidah buaya pada kaki. Bahan-bahan alami tersebut memiliki kandungan aktif yang dapat mengurangi peradangan dan membantu melembapkan kulit.

Jika dirawat dengan baik, kulit kaki yang pecah-pecah akan membaik seiring waktu. Namun, apabila kaki masih saja pecah-pecah meski sudah melakukan beberapa cara di atas, maka Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

 

(Info Kesehatan: Bbs, Net, alodokter)

 

Check Also

Upaya RSUD Kota Tangerang Terus Berjuang Menangkal Covid-19

Post Views: 844 Metrobanten, Kota – Berbagai upaya pencegahan pun terus dilakukan, seperti yang dilakukan ...

Metrobanten.co.id : Menyajikan Berita Terkini, Peristiwa, Gaya Hidup, Nasional, Internasional, Bisnis, Ekonomi, Wisata, Kuliner dan Liputan Khusus.