BNI Perkuat Komitmen Konservasi Orangutan dan Badak Jawa

Metrobanten – Bank Negara Indonesia atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung gerakan konservasi satwa dan pelestarian lingkungan hidup bertepatan dengan peringatan Hari Spesies Terancam Punah 2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap konservasi satwa dilindungi, khususnya Orangutan Kalimantan dan Badak Jawa, serta kegiatan rehabilitasi hutan melalui Program BNI Berbagi.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi BNI dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia.
“BNI menyadari bahwa keberlanjutan bisnis tidak dapat dipisahkan dari kelestarian lingkungan.
“Karena itu, kami terus mendukung berbagai program konservasi spesies terancam punah dan rehabilitasi habitat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Orangutan Kalimantan dan Badak Jawa dipilih karena keduanya merupakan spesies endemik Indonesia yang berstatus terancam punah (Critically Endangered) berdasarkan data dari International Union for Conservation of Nature atau IUCN.
Kedua satwa tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, namun saat ini menghadapi ancaman serius akibat deforestasi, kerusakan habitat, hingga perburuan ilegal yang meningkatkan risiko kepunahan.
Selain menjadi satwa kunci dalam rantai ekosistem, Orangutan Kalimantan dan Badak Jawa juga dikenal sebagai umbrella species karena memiliki wilayah jelajah luas dan berperan dalam mendukung keberhasilan konservasi spesies lain di habitat yang sama.
Dalam menjalankan program konservasi, BNI berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan, BKSDA Kalimantan Timur, Borneo Orangutan Survival Foundation, Taman Nasional Ujung Kulon, serta Alert Indonesia.
Melalui kerja sama tersebut, BNI menjalankan berbagai program rehabilitasi habitat dan konservasi satwa secara berkelanjutan guna mendukung perlindungan satwa liar beserta ekosistemnya.









