Ormas Minta THR ke Pedagang Pasar, Kapolres Tangsel: Lapor Jika Ada Pemerasan

Ormas Minta THR ke Pedagang Pasar, Kapolres Tangsel: Lapor Jika Ada Pemerasan

Kapolres Tangerang Selatan usai konferensi pers di Polres Tangerang Selatan pada Selasa (04/5) (Foto Antara)

 

Metrobanten, Tangerang – Organisasi masyarakat melayangkan Surat permintaan dana tunjangan Hari Raya (THR) yang disebar kepqda para pedagang atau pemilik tempat usaha di wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel).

Menyikapi hal tersebut pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Sejumlah pemilik usaha didatangi petugas untuk dimintai keterangan. Hasilnya diketahui, bahwa para pelaku berasal dari kelompok Ormas FBR

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin pun geram. Bahkan dia langsung memerintahkan Tim Khusus (Timsus) penanganan Ormas bertindak. Iman meminta agar pedagang atau pemilik usaha yang telah menjadi korban segera melapor.

“Saya kemarin sudah perintahkan Timsus untuk bergerak. Tidak boleh ada pemerasan. Masyarakat jangan takut untuk melapor,” tegasnya di Mapolres Tangsel, Selasa (04/05).

Baca juga: Konsultan Hukum Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Eks Mensos Juliari Batubara

Takut ditindak tegas, sejumlah anggota Ormas FBR yang menyebar surat permintaan THR itu pun langsung ciut. Dihadapan polisi, mereka meminta maaf dan membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatan tersebut.

“Jadi intinya menurut Kapolsek (Ciputat Timur) beberapa oknum Ormas itu membuat surat pernyataan dan berjanji tak mengulangi. Mereka sudah meminta maaf. Kita juga mengimbau kalau ada korban yang sudah diperas segera lapor, kita tindaklanjuti proses hukumnya,” ucap Iman.

Baca juga: Bawa Man City Singkirkan PSG, Fernandinho Dipuji Fabio Capello

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon menjelaskan, pihaknya telah memanggil anggota Ornas tersebut. Mereka berjanji tak meresahkan para pelaku usaha dengan meminta dana THR.

“Mereka dari kelompok Ormas FBR,” tutur Jun dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, salah satu pelaku usaha di kawasan Legoso, Ciputat Timur, berinisial YS (42) mengaku was-was lantaran diminta menyerahkan dana THR kepada oknum Ormas paling lambat Kamis 6 Mei 2021. 

Amplop surat yang dibagikan oknum Ormas itu dicetak khusus dengan identitas, logo dan alamat sekretariat. Begitu pun dalam isi surat, di mana pada bagian kepala surat terlampir keterangan yang sama dan ditandatangani oleh Ketua dan Sekretarisnya. (red)

Check Also

Sambut Hari Bhayangkara, Polda Banten Gelar Bhakti Sosial Donor Darah

Sambut Hari Bhayangkara, Polda Banten Gelar Bhakti Sosial Donor Darah

  Metrobanten, Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke – 75, Polda Banten menggelar ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup