Tuesday , August 9 2022

Google Memblokir Aplikasi Teks Peringatan Diabetes Anak-Anak

Google Memblokir Aplikasi Teks Peringatan Diabetes Anak-Anak
Google Memblokir Aplikasi Teks Peringatan Diabetes Anak-Anak.

 

MetroBanten – Aplikasi yang direkomendasikan NHS untuk mengelola diabetes tipe 1 mengatakan Google tidak akan membiarkannya mengirim peringatan pesan teks kepada orang tua dari anak kecil yang menggunakannya, melalui aplikasi.

Selama dua tahun Google memblokirnya dari Play Store karena berpendapat bahwa layanan teks bukan “fungsi inti”.

Dilansir dari BBC, Aplikasi CamAps FX, dapat mengirimkan peringatan melalui bluetooth tetapi hanya ke perangkat yang sangat dekat. Sekarang ada di toko aplikasi Google tetapi teks harus dikirim secara terpisah.

Camdiab, perusahaan di baliknya, harus mengirim pesan melalui layanan cloud dan membayarnya satu per satu.

Sekitar 400.000 orang di Inggris menderita diabetes tipe 1, suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah.

BACA JUGA: YouTube Akan Menghapus Video Metode Aborsi yang Tidak Aman

Teks-teks tersebut dirancang untuk memperingatkan orang tua jika kadar glukosa anak-anak mereka berada di luar kisaran normal.

Google mengatakan tidak mengizinkan aplikasi apa pun, selain aplikasi pesan teks yang ditentukan pada perangkat, untuk mengirim pesan SMS.

Awalnya, sebagai akibatnya, aplikasi ini hanya tersedia di perangkat Android melalui toko aplikasi Amazon.

“Cukup sering kita melihat orang-orang dengan anak kecil di aplikasi mengirim teks ke dua, tiga atau empat orang dewasa ke nenek dan lainnya,” Profesor Roman Hovorka dari Universitas Cambridge memberi tahu saya.

“Ini sangat populer. Orang-orang sangat menghargainya.”

BACA JUGA: Facebook Lakukan Ujicoba Pengguna Punya Lima Profil untuk Satu Akun

CamAps FX menghabiskan 15 tahun dalam pengembangan oleh para ahli di Universitas Cambridge dan merupakan sistem pertama dari jenisnya yang direkomendasikan oleh NHS untuk digunakan oleh anak-anak dari usia satu tahun, dan orang hamil.

Sistem itu dikenal sebagai pankreas buatan aplikasi ini bekerja bersama dengan monitor glukosa dan pompa insulin. Ini berarti dapat memantau kadar glukosa dan mengelola jumlah insulin yang tepat menggunakan pompa, dan aplikasi menggunakan kecerdasan buatan untuk memprediksi berapa banyak yang akan dibutuhkan.

Ini adalah sistem loop tertutup hibrida, yang berarti bahwa pengasuh anak masih harus memberikan insulin pada waktu makan, tetapi di lain waktu algoritma bekerja dengan sendirinya.

(Arsa – BBC)

Check Also

Walikota Arief dan Istri Kompak Ikuti Acara Marandang dan Teh Talua

Walikota Arief dan Istri Kompak Ikuti Acara Marandang dan Teh Talua

  MetroBanten – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama istri Aini Suci Wismansyah ikut ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup