Petugas Damkar Pinang Dianiaya Orang Tak Dikenal Hingga Terluka

Metrobanten – Seorang anggota pemadam kebakaran (Damkar) menjadi korban dugaan penganiayaan hingga alami luka robek dibagian pelipis mata sebelah kiri oleh pria yang mengaku sebagai wartawan saat berada di Pos Damkar Pinang, Kota Tangerang, Jumat (10/4/2026) siang.
Korban bernama Hidayat, anggota Damkar Regu 2 Pos Pinang, yang saat itu tengah menjalankan tugas piket dimana sekitar pukul 14.30 WIB, terduga pelaku datang bersama seorang pria dan seorang wanita ke lokasi.
Kalak BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengungkap sangat menyayangkan kejadian tersebut hingga petugas piket damkar menjadi korban penganiayaan mengalami luka hingga dilakukan perawatan di rumah sakit.
“Hal yang kami sayangkan adalah bahwa terjadinya peristiwa pemukulan sampai terlukanya petugas kami yang sedang bertugas dalam kondisi beliau yang sedang piket 1×24 jam di lokasi kejadian,” Uajar Mahdiar, Sabtu (11/4).
Saudara hidayat (korban) sebagai petugas jaga lanjutnya, bertanggungjawab secara penuh terhadap kondisi perlengkapan dan kondisi kantor selama ditinggal oleh petugas lain.
“Nah awalnya terduga pelaku mendatangi TKP bermaksud untuk menumpang minum kopi dan mempersilakan duduk, namun mengingatkan agar tetap menjaga sikap. Teguran tersebut diduga memicu emosi pelaku,” ujarnya.
“Korban berupaya menenangkan situasi dengan menanyakan penyebab kemarahan yang bersangkutan. Namun, justru semakin tersulut emosi dan langsung melakukan pemukulan dan sempat dilerai oleh petugas kecamatan yang juga hampir menjadi korban amukan,” tambah Mahdiar.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek di pelipis kiri, memar di bagian mata kiri, serta terjatuh saat menerima serangan.
Atas kejadian itu, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pinang sekitar pukul 15.30 WIB dan diarahkan untuk menjalani visum. Pemeriksaan medis dilakukan di RS EMC pada pukul 17.00 WIB.
Setelah visum, korban kembali ke Polsek Pinang untuk menjalani proses berita acara pemeriksaan (BAP) bersama tiga orang saksi hingga sekitar pukul 23.30 WIB. Selanjutnya, korban beristirahat di Pos Damkar Pinang.
Namun, pada Sabtu 11 April 2026, sekitar pukul 01.30 WIB, kondisi korban memburuk. Ia mengalami mual hebat, telinga berdengung, nyeri di bagian belakang kepala, hingga muntah.
Karena dikhawatirkan terjadi cedera serius, korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hermina.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dokter menyarankan dilakukan pemindaian kepala (CT scan) serta pemeriksaan saraf mata.
Korban dibawa ke IGD RS Hermina dan diminta oleh dokter untuk dilakukan scan kepala dan pemeriksaan saraf mata dilanjutkan perawatan dalam beberapa hari tujuan observasi keseluruhan.
Diketahui, kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Pinang. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. (Wan)









