28 Warga Pinang Terjangkit Chikungunya, Begini Antisipasi PMI
Metrobanten, Kota – Dalam rangka antisipasi meningkatnya jumlah warga terjangkit virus Chikungunya, PMI Kecamatan Pinang melakukan upaya pencegahan dengan fogging di lingkungan sekitar.
Diketahui sebelumnya, PMI mencatat sebanyak 28 warga Pinang, Kota Tangerang terjangkit virus Chikungunya. Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu membenarkan terkait hal tersebut. Ia pun tengah memberi penyuluhan tentang gerakan 3M Plus dan penyemprotan fogging di lingkungan masyarakat.
Kata Mumu, virus Chikungunya tidak menular karena kontak fisik, namun virus tersebut ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. Meski demikian, ia mengerahkan tim relawan untuk mengantisipasi dan mencegah wabah virus tersebut.
“Ini dilakukan untuk memberantas bibit-bibit nyamuk jenis aedes aegypti,” kata Mumu saat dikonfirmasi Metrobanten di lokasi, Rabu (19/2/2020).
“Inisiatif kami ini dilakukan agar penyebaran virus tidak meluas. Kami juga sudah melakukan fogging demi mengantisipasi penyakit,” imbuhnya.
Sementara seorang warga yang tengah terjangkit Chikungunya, Ari mengaku sudah tiga hari mengalami gejala-gejala virus tersebut. Ia pun meminta agar pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota Tangerang dapat menanggulangi wabah penyakit yang mulai menyebar di lingkungan sekitarnya.
“Ya, saya merasa sakit di seluruh badan dan ngilu bahkan saya sudah berobat. Saat ini saya hanya minum obat saja setelah periksa. Namun saya belum cek ke rumah sakit ataupun lab, jadi masih belum ketauan hasilnya apa,” kata Ari berkeluh. (Hel)









