Wakil Walikota Menerima Kunjungan Komisi X DPR RI di Puspem Kota Tangerang

Metrobanten, Tangerang – Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menerima rombongan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dalam rangka kunjungan kerja spesifik bidang pendidikan terkait Program Sekolah Penggerak yang dilaksanakan di Ruang Ahlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, dalam sambutannya menerangkan Kota Tangerang merupakan salah satu dari 111 Kota/Kabupaten yang terpilih menjadi kota penyelenggara program sekolah penggerak di tahap awal dan sudah di lanuching pada tanggal 16 Pebruari 2021 yang lalu.
“Untuk menjadi sekolah penggerak para kepala sekolah mengikuti tes, alhamdulillah 32 Kepala Sekolah di Kota Tangerang telah lulus sebagai Sekolah Penggerak. Yang terdiri dari 6 jenjang TK, 13 jenjang SD, 13 jenjang SMP,” kata Sachrudin, Jumat (3/9/21).
Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Terus Menurun, Konsistensi Pencegahan Harus Terjaga
Sachrudin memgatakan, saat ini Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus melakukan pemantauan, pendampingan dan mengevaluasi Sekolah Penggerak dalam melaksanakan tahapan – tahapan yang dilaksanakan sesuai program dari Kemendikbudristek.
“Mudah – mudahan melalui kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan program ini mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila,” katanya.
Baca juga: Kejar Target Herd Immunity, Bupati Serang Optimalkan Vaksinasi Massal
Sementara, Ketua tim rombongan Komisi X DPR RI Ferdiansyah, SE, MM menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kunjungan kerja spesifik ini terkait persiapan dan kesiapan Sekolah Penggerak di Kota Tangerang.
“Alhamdulillah dari diskusi beberapa hal yang kita lakukan dalam hal ini Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang untuk awal ini cukup baik tidak ada permasalahan yang krusial terhadap persiapan dan kesiapan sekolah dan guru penggerak di Kota Tangerang,” pungkasnya. (Red)









