Bank Banten Dapat Suntikan Dana Rp1,6 Triliun dari Pemprov

Bank Banten Dapat Suntikan Dana Rp1,6 Triliun dari Pemprov

 

Metrobanten, Serang – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS/Bank Banten) menyatakan dana setoran modal Rp 1,55 triliun dari Pemerintah Provinsi Banten, telah terealisasi melalui PT Banten Global Development (BGD). Realisasi dana setoran modal yang dilakukan pada Jumat (20/11/2020) dapat memuluskan rencana Bank Banten untuk melakukan aksi korporasi.

“Rencana rangkaian aksi korporasi yang meliputi reverse stock serta Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) dapat dilaksanakan sesuai waktunya dan menempatkan Bank Banten sebagai BPD termuda yang memenuhi POJK 12/20 tentang Konsolidasi Bank,” kata Corporate Secretary Bank Banten Chandra Dwipayana, Senin (23/11/2020).

Sebelumnya dana setoran modal Rp 1,55 triliun dari Pemprov Banten sudah ada di dalam rekening Bank Banten. Dana tersebut tercatat sebagai kas daerah Banten di rekening Bank Banten. Meski demikian, diperlukan eksekusi agar dana tersebut bisa dikonversi dari kas daerah menjadi penyertaan modal BGD, BUMD yang ditunjuk Pemprov Banten sebagai induk dari Bank Banten. Setelah itu, BGD akan menyetorkan dana tersebut ke escrow account dalam rangka rights issue.

Baca juga: Ketum NasDem Surya Paloh Positif COVID-19 dan Menjalani Perawatan di RSPAD

Hal tersebut dilaksanakan dalam rangka penambahan modal Bank Banten oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global Development berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 5
Tahun 2013 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Ke Dalam Modal Saham Perseroan Terbatas Banten Global Development untuk Pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten sebesar Rp.1.551.000.000.000,- (satu triliun lima ratus lima puluh satu miliar Rupiah) dengan memperhatikan Peraturan No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. 

Baca juga:  Kapolri Terbitkan Larangan Anggota Berfoto untuk di Medsos Selama Pilkada 2020

Melalui proses yang penuh kehati-hatian, penyertaan modal oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global Development tersebut telah berhasil direalisasikan.

“Dengan dukungan serta kepercayaan penuh yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, ini adalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan dan menjadi sebuah komitmen serta semangat Perseroan untuk bangkit membangun bank kebanggaan masyarakat Banten semakin maju serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh nasabah,” kata Fahmi menjelaskan.

Pemerintah Provinsi Banten selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) Bank Banten, berkeinginan untuk mengoptimalkan kontribusi Bank Banten selaku lembaga intermediasi keuangan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian di Provinsi Banten. 

Dengan tercatatnya Bank Banten sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, maka tentunya langkah selanjutnya dari Bank Banten guna memenuhi harapan segenap pemangku kepentingan adalah melakukan transformasi digital dan peningkatan layanan sebagai Bank Devisa.

“Sebagai perusahaan terbuka dan diregulasi dengan ketat, selanjutnya, setelah penyertaan modal ini tercukupi kami optimis Bank Banten dapat terus bertumbuh secara berkesinambungan dalam rangka penciptaan nilai tambah bagi segenap pemangku kepentingan. Dengan demikian, Bank Banten diharapkan dapat secara langsung memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah Provinsi Banten beserta Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten sebagai bagian penting dalam skema efek pengganda perekonomian daerah,” tutup Fahmi. (red)

Check Also

Pemkot Serang Batasi Jam Operasional Perkantoran Dan Tempat Usaha

Pemkot Serang Batasi Jam Operasional Perkantoran Dan Tempat Usaha

  Metrobanten, Serang – Pemerintah Kota Serang, Provinsi Banten memutuskan untuk mengeluarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup