AHI 2019 Resmi Dibuka, Arief : Humas Jantungnya Pemkot Tangerang

Metrobanten, Kota – Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019 resmi dibuka, Rabu (28/8/19) kemarin. Kegiatan yang dihadiri oleh insan humas se-nusantara ini merupakan event pertama diselenggarakan oleh HUMAS INDONESIA bagian dari PR INDONESIA Group.

Acara yang mengusung tema “Sinergi Membangun Reputasi” ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang. Agenda dimulai dengan sesi konferensi dan dibuka oleh founder dan CEO HUMAS INDONESIA Asmono Wikan, bertempat di Hotel Allium Cipondoh Kota Tangerang.

Turut hadir Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah beserta Wakil Walikota Tangerang Sachrudin. Siang itu, Wali Kota Arief didapuk sebagai keynote speaker. Pria yang sudah dua kali memimpin kota ini membawakan tema “City Branding sebagai Pendorong Citra Positif Daerah”.

Dalam kesempatan tersebut Arief mengatakan, humas adalah jantung Pemkot Tangerang yang denyutnya bisa menggerakkan seluruh program-program Pemkot Daerah.

Meski begitu, ia melanjutkan, saat ini humas tidak bisa menjalankan fungsinya dengan cara-cara yang normatif. “Perlu berbagai teknik, tidak bisa sekadar meliput, membuat rilis, dan posting,” ujarnya. “Di era disrupsi ini, semua pendekatan kita ke masyarakat berubah,” imbuhnya.

Di bawah kepemimpinannya, Kota Tangerang terus memperbaiki diri. Kota yang dulunya dikenal sebagai Kota Industri itu kini sedang dalam perjalanannya menuju Kota Seribu Industri Sejuta Jasa. Dengan semangat Tangerang LIVE (Liveable, Investable, Visitable, E-City), kota paling strategis di Indonesia yang setiap harinya kedatangan 6,6 juta orang hilir mudik di Bandara Internasional Soekarno Hatta tersebut tumbuh dinamis dan makin menarik.

Selain Arief, konferensi diisi oleh para narasumber profesional. Mereka adalah pakar branding dan komunikasi yang juga merupakan Pendiri Center for Public Relations, Outreach and Communication (CPROCOM) Emilia Bassar, DM ID Brand Consultant Almira Shinantya. Keduanya akan mengisi konferensi sesi pertama bertema “Lesson Learned: Strategi City Branding dan Corporate Branding”.

Konferensi dilanjutkan dengan sesi kedua yang menghadirkan pembicara PR INDONESIA Guru Maria Wongsonagoro dan Senior Manager PR Telkomsel Singue Kilatmaka. Sesi ini mengangkat tema “Strategi Mengelola Isu, dari Ancaman Menjadi Peluang”.

Lahirnya Anugerah Humas INDONESIA (AHI) berawal dari dorongan agar humas pemerintah terus berkembang. Hingga akhirnya, humas menjadi fungsi strategis manajemen bagi instansinya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Founder sekaligus CEO PR Indonesia, Asmono Wikan yang hadir dalam acara AHI 2019 yang dihadiri oleh praktisi-praktisi humas dari berbagai daerah di Indonesia.

“Anugerah Humas Indonesia dihadiri oleh 27 Institusi, seperti Kupang, Makassar, Bone, Jogja, Semarang, Lombok, Pasuruan, dan masih banyak lagi,” ujar Asmono.

Asmono menyampaikan, terpilihnya Kota Tangerang sebagai tuan rumah lantaran cita-cita kehumasan yang sudah diterapkan di Kota Tangerang.

“Kota Tangerang aktif dalam kegiatan lintas kehumasan serta berprestasi. Posisi Kota Tangerang yang strategis dengan adanya Bandara dan sejumlah akses jalan tol serta hasil diskusi-diskusi dengan Walikota Tangerang, itulah tiga alasan tercapainya kesepakatan gelaran AHI di Kota Tangerang,” jelasnya.

Untuk itu, Asmono berharap event AHI dapat mengubah dan membuka cara pandang para pemimpin daerah terhadap peran dan fungsi humas pemerintah bagi daerah mereka.

“Di sinilah para humas dapat berbagi informasi, menambah jejaring, meningkatkan kompetensi, sekaligus apresiasi untuk berkembang dan semakin strategis di masa depan,” harapnya.

Kegiatan yang diikuti oleh humas se-nusantara ini akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 28 – 30 Agustus 2019. Dimulai dengan konferensi pada hari pertama, workshop di hari kedua, city tour, dan ditutup dengan malam puncak pnganugerahan di hari ketiga.
(Red)

Back to top button