Tukang Bubur Motornya di Bawa Kabur Pemesan Dagangannya di Bandara Soetta

Tukang Bubur Motornya di Bawa Kabur Pemesan Dagangannya di Bandara Soetta
Kasus ini berhasil diungkap Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

 

Metrobanten, Bandara Soetta – Nasib malang dialami tukang bubur, Rasidi, 34. Warga Serang, Banten ini tertipu orderan fiktif, hingga motornya seharga Rp32 juta raib dibawa kabur pelaku. Kasus ini berhasil diungkap Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

Dalam jumpa persnya, Kapolres Bandara Soetta Kombes Adi Ferdian Saputra mengatakan insiden bermula ketika Rasidi sedang berjualan di Jalan Raya Nagrak arah Cadas, Kabupaten Tangerang.

Selang satu hari pelaku menghubungi korban dengan dalih ingin dijemput di Perumahan Kota Bumi. Yang selanjutnya mengajak korban untuk cek lokasi ke Bandara Soekarno Hatta terkait orderan 500 porsi bubur yang dipesannya.

Baca juga: Penuhi Panggilan Bawaslu, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa Hadir Bersama Team Advokasi

Setelah tiba di area parkir motor Terminal 2E Bandara Soeta, tersangka meminjam motor serta STNK korban dengan alasan mengurus pass bandara di Kantor Otoritas Soeta.

Korban yang baru dua hari mengenal pelaku, baru tersadar kalau dirinya tertipu setelah dua jam menunggu.

Polresta Bandara Soekarno Hatta yang mendapati laporan korban (Rasidi) melalui Satuan Reskrim melakukan penyidikan yang berujung pada pengejaran pelaku. Alhasil dalam pengejaran tersebut 10 tersangka diamankan tanpa perlawanan.

Baca juga: Polwan Polda Banten Berikan Himbauan Prokes Ditengah Aksi Buruh di DPRD Kabupaten Serang

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes. Pol. Adi Ferdian Saputra dalam jumpa persnya mengatakan dalam pengembangan dan pengejaran terhadap 10 tersangka, hanya membutuhkan kurun waktu tiga hari 15/10/2020.

“Alhamdulillah, hanya dalam tiga hari kami dapat mengamankan ke 9 tersangka dan satu pelaku utama,” terangnya.

Ia juga menambahkan, kebijakan jajaran Polresta yang sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk meminjamkan barang bukti satu (1) Unit Sepeda Motor milik korban kepada korban guna memudahkan korban dalam proses mengais rezeki,” tukasnya.

D alias G, pelaku utama (48)
Penadah utama MS (54)
Penadah Ke 2. IS alias K (37)
Penadah ke.3 HR (42)
Penadah ke. 4 ER (42)
Penadah ke. 5 J (40)
Penadah ke.6 FA (38)
Penadah ke. 7 .S (38)
Penadah ke. 8 TD (34)
Penadah ke. 9 NI (39).

Dari berbagai masing-masing peranan yang saling berkaitan, polisi dapat mengamankan satu unit motor milik korban dari tersangka ke 9, NI.

Barang bukti hasil kejahatan yang kini diamankan jajaran Polresta Soeta berupa, 1 (satu) Unit Sepeda motor Yamaha NMAX, berwarna hitam dengan Nopol A 3365 EN beserta kunci kontak dan STNK.

Dari ke sepuluh terduga pelaku yang disangkakan, salah satu diantaranya. D. alias, G, adalah residivis dengan kejahatan yang sama dan pernah mendekam dijeruji besi selama dua tahun.

Para pelaku akan di jerat dengan Pasal 378 KUHP. Pasal 480 KUHP. dengan ancaman 4 (empat) tahun penjara. (Rls)

Check Also

Pemkot Tangerang Uji Coba Daur Ulang Sampah Jadi Briket

Pemkot Tangerang Uji Coba Daur Ulang Sampah Jadi Briket

  Metrobanten, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melakukan uji coba pembuatan sumber energi terbarukan biomassa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup