Temani Belajar Daring di Rumah, Orangtua Harus Ekstra Sabar

Temani Belajar Daring di Rumah, Orangtua Harus Ekstra Sabar
Kebijakan belajar dari rumah sebagai respons dari pandemi Covid-19 memiliki dampak serius.

 

Metrobanten, Tangerang – Kebijakan belajar dari rumah sebagai respons dari pandemi Covid-19 memiliki dampak serius bagi hampir seluruh penduduk Indonesia, hal ini bisa saja menghambat proses belajar bagi mereka yang berada di wilayah terpencil, tidak memiliki fasilitas memadai bahkan tidak memiliki smartphone sebagai penunjang paling utama agar bisa mengikuti proses belajar dari rumah.

Semenjak penyebaran virus Corona makin meluas para siswa/siswi tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), sampai Mahasiswa Universitas terpaksa harus melaksakan belajar dari rumah dengan sistem daring dan telah berlangsung selama 7 bulan lamanya.

Baca juga: Kampung Tematik Rawacana, Kampung Cantik dan Instagramable

Mengikuti pola belajar dari rumah tidak semua merasa mudah dengan adanya sistem daring terutama bagi siswa/siswi Sekolah Dasar, mereka harus di dampingi orang tua agar sistem belajar mereka juga benar.

Kondisi pandemi Covid-19 ini membuat orangtua harus benar-benar memahami kondisi anak yang tidak terbiasa beraktivitas dan belajar secara online, tanpa bimbingan langsung dari guru di sekolah.

Dengan keterbatasan itu, seharusnya orangtua memberi support penuh agar anak tidak mengalami depresi.

Baca juga: Pemkot Tangerang Bagikan 63.500 Masker di Kecamatan Karawaci

Menurut Fitriani (32), salah satu orangtua murid mengaku tidak kesulitan mendampingi anaknya belajar dari rumah.

“Kalau saya tidak merasa kesulitan mendampingi anak belajar dirumah, kita malah jadi tau bagaimana perkembangan belajar anak kita” ujar Fitriani saat diwawancarai di rumahnya di Jurumudi, Tangerang (9/10/20).

Pendapat lain juga diutarakan Ela (33), yang terkadang suka keteter saat mendampingi belajar karena memiliki dua orang anak. “kalau dibilang keteteran ya mungkin keteteran kali ya, soalnya saya punya dua orang anak, selesai yang satunya, lalu yang satunya lagi” ungkap Ela.

Orang tua pun diharapkan benar-benar memperhatikan sistem belajar seperti ini. Pengawasan dan pendampingan terhadap anak-anak dalam mengaplikasikan sistem belajar daring diharapkan bisa membantu suksesnya proses pendidikan jarak jauh. (Fi/lia/yu)

Check Also

Bupati Zaki Evaluasi Penyaluran PKH Dan Program Bantuan Pangan Sembako

Bupati Zaki Evaluasi Penyaluran PKH Dan Program Bantuan Pangan Sembako

  Metrobanten, Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar evaluasi Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup