Airin : Musrembang jadi Skala Prioritas
Metrobanten, Tangsel – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan Serpong Utara (Serut) bertempat di Aula Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, Rabu (20/2/19).
Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Ii Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), H. Topik, Anggota DPRD Baihaqi Djamasan, Ledy Butar-Butar, Camat Serut Bani Khosiatullah, Kepala Bidang Bappeda Yahya Sutaemi dan Kapolsek Serpong Kompol Luckyto.
Dalam sambutannya Airin Rachmi Diany mengatakan, agar semua yang hadir untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah masing-masing dengan batasan anggaran yang ada. “Tolong dibuat semua prioritas apa yang dibutukan diwilayah masing masing,” ucapnya saat sambutan.
Lanjutnya, jadi mudah mudahan harapan saya ini adalah sebuah diskusi untuk merumuskan dengan batasan anggaran yang kita punya untuk membuat skala prioritas.
Airin mengharapkan, evaluasi dari tahun ke tahun terhadap musrembang tersebut ada edukasi dari para petugas, jadi nanti untuk yang input data itu tidak manual tapi diajarkan untuk bisa inputing data terhadap elektronik sistem.
“Karena elektronik sistem ini sekarang sudah online saya bisa lihat kapan pun dan dimana pun sehingga kelihatan tujuan musrembang adalah subtansi bagi masyarakat,” tukasnya.
Dalam kesempatan lain kepala Bidang ekonomi dan Sosial Kemasyarakatan Bappeda Yahya Sutarmi mengatakan ini merupakan program rutin yang diawali setelah safari pembangunan diakhir tahun, kemudian kita adakan kembali safari pembagunan diawal tahun, dengan tujuan mendekatkan masyarakat, mengetahui progres perkembangan capaian pemerintah kota dan menggangarkan di tahun berikutnya, untuk itu pemerintah melibatkan semua unsur masyarakat dengan berbagai macam peran mereka.
“Kita targetkan diakhir Februari musrembang tingkat kecamatan telah selesai dan melanjutkan tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kota, program yang sudah ditargetkan oleh Walikota semua tercapai seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat pendidikan semua sudah selesai sebelum Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daearah (RPJMD) selesai dan di sektor infrastruktur sudah hampir 95% dan yang lainnya pun menyusul,” pungkasnya. (Dli)









