Antisipasi Kenaikan Harga, Kemendag Gelar Operasi Pasar Bawang Putih di Banten
Metrobanten, Tangsel – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga atau Operasi Pasar (OP) Bawang Putih di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan( Tangsel) , Banten, Sabtu (11/5/19).
Kemendag diwakili Inspektur
Jenderal Srie Agustina menggelar OP di Pasar Anyar, Tangerang dan Pasar Serpong, Tangsel, Provinsi Banten untuk menurunkan harga produk hortikultura.
Srie Agustina mengatakan, dalam operasi kali ini Kemendag menggelontorkan Bawang Putih sebanyak 7 ton, masing-masing di Pasar Anyar sebanyak 4 ton dan di Pasar Serpong sebanyak 3 ton.
“Melalui OP ini, Bawang Putih dijual dengan harga Rp25.000/kg di tingkat pedagang, dan diharapkan sampai ke tingkat konsumen dijual dengan harga Rp32.500/kg. Kemendag akan terus menggelar OP hingga harga menjadi stabil,” ujar Srie.
Srie menambahkan, pihaknya telah berkordinasi dengan importir Bawang Putih dan Pemerintah Provinsi untuk melaksanakan OP di wilayah yang mengalami kenaikan harga signifikan dengan harga sekitar Rp20.000/kg di tingkat pedagang dan sekitar Rp32.500 di tingkat konsumen.
“Hingga 7 Mei 2019, bawang putih yang telah digelontorkan mencapai 375,8 ton di 13 Provinsi, bawang putih yang masuk ke Indonesia sebanyak 8.265 ton. Bawang Putih tersebut selanjutnya akan langsung disalurkan ke jaringan distributor masing-masing importir untuk mempercepat proses distribusi ke pasar rakyat,” pungkasnya.
(Dli)









