Polisi Tangkap Penjual Miras Oplosan yang Tewaskan Lima Pemuda

Polisi Tangkap Penjual Miras Oplosan yang Tewaskan Lima Pemuda
Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Ivan Adhitira memperlihatkan barang bukti berupa jeriken sambil mewawancarai tersangka SS saat press rilis di Mapolresta Tangerang.

 

Metrobanten, Tangerang – Seorang penjual minuman keras (miras) berinisial SS ditetapkan sebagai tersangka menyusul lima orang tewas setelah pesta miras di kawasan Kecamatan Curug dan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Para korban diketahui mengadakan pesta miras dengan menenggak minuman alkohol jenis ciu yang dibelinya dari toko milik SS.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tersangka SS dijerat dengan Pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara serta Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: Puluhan Pemuda Pesta Miras Oplosan di Citra Raya, Lima Tewas

“Tersangka SS kini mesti meringkuk di balik jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara kasus itu masih dalam pendalaman intensif,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (28/8).

Kapolres mengatakan, peristiwa maut itu terjadi pada Minggu (23/8) tengah malam lalu di salah satu ruko di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Beberapa orang menenggak minuman oplosan yang dibeli dari tersangka SS.

“Usai menenggak oplosan, 5 orang meninggal dan 4 orang kini dalam perawatan dan kondisinya kritis,” ujar Ade.

Baca juga: Kapolri Perintahkan Jajaran Perketat Pengamanan Pasca Kebakaran Kejagung

Dijelaskan Ade, usai peristiwa yang sempat viral itu, Polresta Tangerang langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui para korban membeli minuman oplosan itu dari tersangka SS. Bahkan, tersangka SS sendiri yang mengantarkan minuman oplosan itu dan juga sempat ikut duduk bersama para pemuda, namun tak begitu lama.

Kapolresta Ade melanjutkan, tersangka SS mengaku tidak mengetahui isi kandungan minuman oplosan itu. Tersangka hanya mengatakan bahwa minuman yang dibawanya berjenis ciu. Tersangka juga mengaku tidak meracik atau menambahkan bahan apapun ke dalam minuman tersebut.

“Makanya kita juga akan periksa korban yang selamat untuk mengetahui siapa yang meracik atau apa yang ada dalam kandungan minuman itu. Namun karena korban masih belum stabil, belum banyak keterangan yang kami dapat,” papar Ade.

Sebelumnya diberitakan, lima pemuda yakni RI (23) warga Cukang Galih, Kecamatan Curug, YO (22) warga Curug Kulin, Kecamatan Curug, AB (22) warga Mekarbakti, Kecamatan Panongan, RO (21) warga Mekarbakti, Kecamatan Panongan, dan seorang perempuan MA (22) warga Sentul, Kecamatan Curug, meregang nyawa usai pesta miras oplosan.

Kelima pemuda-pemudi itu tewas di waktu dan lokasi yang berbeda. Sementara tiga orang yang masih dirawat diantaranya DN, AS, dan satu lagi masih belum diketahui. (red)

Check Also

Komjen Listyo Sigit ingin Polisi Ngaji Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani

Komjen Listyo Sigit ingin Polisi Ngaji Kitab Kuning Syekh Nawawi Al-Bantani

  Metrobanten, Jakarta – Komjen Listyo Sigit Prabowo telah dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup