Tergerak Kasus Rumini, Keluarga Mahasiswa Tangerang Selatan Unjuk Rasa Depan Pemkot Tangsel
Metrobanten, Tangsel- Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Tangerang Selatan (KMKS) melakukan unjuk rasa depan halaman pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Kamis, (11/6/19).
Dari pantauan awak media dilapangan para mahasiswa membawa spanduk bertuliskan stop pungli pendidikan,dan poster yang mendesak pemerintah untuk mencopot kepala dinas pendidikan, serta replika keranda mayat dan bunga.
Ketua kordinator lapangan Septian Haditama mengatakan, ada sekitar 50 masa aksi yang tergabung dari beberapa organisasi mahasiswa di Tangsel, semua tergerak demi mengungkap kasus pungli pendidikan dan intimidasi terhadap Rumini guru honorer yang dipecat karena mencoba membongkar kasus pungli di SDN 02 Pondok Pucung.
Septian menambahkan ada 4 poin tuntutan yang kami perjuangkan pada aksi ini diantaranya,
- Mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan Melalui Walikota Airin Rachmi Diany untuk memecat kepala dinas pendidikan Taryono beserta bawahannya yang terbukti melakukan praktik pungli dan intimidasi.
- Mendesak menteri pendidikan dan kebudayaan Muhadjir Efendy untuk menindaklanjuti praktek pungli di SDN 02 Pondok Pucung dan pemecatan Rumini.
- Mendesak Presiden RI Joko Widodo untuk memerintahkan Saber Pungli untuk menindak tegas para pelaku pungli pendidikan.
- Mendesak Polres Kota Tangerang Selatan untuk mengusut tuntas dan berikan sanksi hukum bagi pelaku Pungli di SDN 02 Pondok Pucung.
“Dengan adanya aksi ini kami berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan berkomitmen dalam memberantas korupsi pendidikan agar kedepannya semua orang mendapatkan hak untuk memperoleh pendidikan yang bersih dari praktik pungutan liar,” pungkasnya.
(Dli)









