Pencairan Dana BST di Kabupaten Lebak Berjalan Lancar

Pencairan Dana BST di Kabupaten Lebak Berjalan Lancar
Pencairan dana BST yang digulirkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Kabupaten Lebak pada Februari 2021 sebesar Rp43 miliar.

 

Metrobanten, Lebak – Pencairan dana bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Lebak Provinsi Banten berjalan lancar dan tidak ada hambatan maupun kendala di lapangan, meski daerah itu dilanda cuaca buruk.

“Hari ini pencairan dana BST itu sudah selesai,” kata Manager Dukungan Umum Kantor Pos Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Susan Ratna Dewi di Lebak, Kamis.

Pencairan dana BST yang digulirkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Kabupaten Lebak pada Februari 2021 sebesar Rp43 miliar dengan penerima 144.803 keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca juga: Banten Keluar dari Zona Merah, Wagub Andika Apresiasi TNI/Polri, Pemda dan Warga

Kemensos menggulirkan Program BST guna membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 untuk meringankan beban mereka.

Masyarakat yang menerima dana sosial itu rata-rata sebesar Rp300 ribu per bulan.

Penyaluran dana BST itu bisa diambil melalui kantor desa dan kelurahan di 28 kecamatan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dengan menerjunkan ratusan petugas.

Baca juga: Polresta Tangerang Kaji Kitab Kuning, Bahas Fadilah Shalat Sunah Qobliah Subuh

Dua petugas dari Kantor Pos ditempatkan di desa dan kelurahan untuk melayani pencairan dana sosial tersebut.

Namun, jika orang bersangkutan sakit atau berhalangan bisa diwakilkan kepada anggota keluarganya.

Bantuan sosial itu mulai disalurkan 17 sampai 25 Februari 2021 dan kini masih melayani sisa KPM yang belum dibayar melalui Kantor Cabang dan 10 Kantor Unit Pos.

“Kami mengapresiasi penyaluran dana sosial itu berjalan lancar, meski cuaca di Lebak dilanda hujan lebat dan angin kencang,” katanya.

Camat Rangkasbitung Kabupaten Lebak Yadi Basari mengatakan pencairan dana BST itu mereka masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Selain itu juga tidak terjadi kerumunan maupun saling berdesakan, karena jadwal pencairan dana sosial itu diatur oleh panitia.

Petugas keamanan dan aparatur desa setempat dapat membubarkan kerumunan bila terjadi antrean saling berdesakan.

“Kami tentu akan menolak jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19,” katanya.

Sementara itu, Somadin (60) warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku bahwa dirinya merasa lega dan senang menerima dana bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Semua dana sosial itu Rp300 ribu membeli kebutuhan beras dan lauk pauk,” katanya. (red)

Check Also

Ada 16 Titik Penyekatan Jalur Mudik di Banten, Ini Lokasinya

Ada 16 Titik Penyekatan Jalur Mudik di Banten, Ini Lokasinya

  Metrobanten, Serang – Pemerintah secara resmi telah mengumumkan bahwa mudik Lebaran dilarang untuk Idul ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup