Pemprov Banten Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk Staf Pelayanan Publik

Pemprov Banten Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk Staf Pelayanan Publik
Pelaksanaan dilakukan di Plaza Aspirasi, KP3B, yang dimulai pada 24 – 29 Maret 2021.

 

Metrobanten, Serang – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk staff pelayanan publik di Provinsi Banten kembali dilaksanakan sebagai bentuk pencegahan pandemi Covid-19. Pelaksanaan dilakukan di Plaza Aspirasi, KP3B, yang dimulai pada 24 – 29 Maret 2021.

Berdasarkan surat undangan dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 diketahui sebanyak 9.732 orang akan menerima vaksinasi.

Masih berdasarkan surat undangan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, diketahui bahwa penerima vaksinasi untuk kali ini yakni seluruh staff ASN di lingkungan Provinsi Banten, Guru SMA/SMK/SKh Swasta Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. Kemudian, Guru PNS SMA/SMK/Skh Negeri di Provinsi Banten, Bawaslu Provinsi Banten, dan UIN Banten.

Baca juga: Gubernur Banten Instruksikan Bupati/Walikota Dirikan Posko Covid-19 Tingkat RT/RW

Usai melaksanakan vaksinasi, beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten mengaku bersyukur dan meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir karena vaksin dipastikan aman.

Salah satu penerima vaksinasi, Dadi Supriadi, Pelaksana Diskominfo SP, mengapresiasi para petugas vaksinator yang sangat ketat menerapkan protokol kesehatan dalam proses vaksinasi. Penjelasan terkait alur dan proses vaksinasi juga sangat mudah dipahami oleh calon penerima vaksin.

“Proses vaksinasi berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat, para petugas juga sangat jelas memberikan arahan sehingga mudah dipahami oleh calon penerima vaksin,” kata Dadi.

Baca juga: Peringati HUT ke-17, Tagana Banten Tanam 50 Ribu Mangrove & Berikan Beasiswa Kuliah Kepada Anggota

Setelah menerima vaksinasi, Dadi mengaku tidak memiliki gejala apapun. Ia meyakini bahwa vaksin yang diberikan oleh pemerintah secara gratis ini sangat aman bagi masyarakat.

Sementara itu, Rahmat Aditya Saferdi, Staf dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, ia mengaku mengapresiasi kerja-kerja petugas dalam melayani peserta vaksinasi. Semuanya berjalan dengan lancar dan terorganisir dengan sangat baik.

“Alhamdulillah hari ini tanggal 24 Maret tahun 2021 Saya telah melaksanakan vaksinasi Conid-19 yang pertama, Alhamdulillah tidak ada kendala tidak ada gejala apapun, vaksinasi ini aman dan optimis bisa sehat,” kata Rahmat.

Staf dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Iis S Firman mengaku sangat senang setelah proses vaksinasi. Ia malah merasa lebih sehat dan bugar.

“Vaksinasi ini aman dan malah sugesti kita nya untuk sehat tuh lebih gede. Jadi nggak ada alasan buat takut vaksin. Apalagi kan MUI sudah bilang kalau vaksin itu kan halal,” katanya.

Diketahui, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Banten mencatat untuk vaksinasi tahap 2 termin 1 memang diprioritaskan untuk Pelayan Publik dengan jumlah vaksin yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada Provinsi Banten sebanyak 28.800 vial.

Dosis tersebut telah didistribusikan kepada delapan (8) Kabupaten/Kota di Provinsi Banten dimana pelaksanaan vaksinasinya akan terus dilakukan secara bertahap sampai target 70% dari jumlah penduduk. (red)

Check Also

5 Keutamaan Membaca Al-Qur'an di Bulan Suci Ramadhan

5 Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Suci Ramadhan

  Hikmah – Bulan suci Ramadhan selalu ditunggu kedatangannya oleh umat Islam karena terdapat banyak ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup