Pemkot Tangerang Bersama BNSP Gelar Uji Kompetensi Penggiat Kampung Tematik

Pemkot Tangerang Bersama BNSP Gelar Uji Kompetensi Penggiat Kampung Tematik
Peserta mengikuti beberapa ujian praktik dan tertulis bidang pertanian

 

Metrobanten, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menggelar uji kompetensi hortikultura, yang diikuiti 33 penggiat kampung tematik, se-Kota Tangerang.

“Walau di tengah pandemi Covid-19, banyak kampung tematik di Indonesia yang lockdown. Disini, Kota Tangerang terus semangat membangun agar kampung-kampung yang ada semakin berdayaguna. Salah satunya melalui ujian kompetensi bersama BNSP ini,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi, Minggu (8/11/20) di Club House Asia Cluster, Green Lake, Kecamatan Cipondoh.

Baca juga: Pemprov Banten Alokasikan Bantuan Keuangan Rp381,9 Miliar untuk 8 Kabupaten/Kota & 1.238 Desa

Sementara itu, Guru Besar Lingkungan, Bambang Irianto, mengungkapkan, peserta mengikuti beberapa ujian praktik dan tertulis bidang pertanian. Mulai dari buah-buahan, sayuran hingga tanaman hias seperti bunga.

“Dihari pertama, ujian praktik di kampung ATM, hari kedua ujian tertulis. Nantinya mereka yang bisa melewati semua mata ujian akan mendapat sertifikasi profesi pertamanan dari BNSP tingkat nasional,” jelas Bambang.

Baca juga: Kementrian LHK Tanam 15.000 Batang Mangrove di Desa Lontar

Ia pun menuturkan, melalui uji kompetensi ini, para penggiat kampung tematik di Kota Tangerang ini akan mendapatkan pengakuan publik melalui sertifikat. Nantinya, dapat digunakan untuk pengembangan diri dan kampung-kampung tematiknya.

“Dengan adanya sertifikasi ini, ke depannya dapat turut membantu menjual produk-produk atau hasil olahan kampung tematiknya secara nasional dengan pengakuan yang jelas dari BNSP,” katanya.

Deputi Pemberdayaan Kemenko PMK, Marwan Syaukani, menuturkan, kegiatan ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Pasalnya, uji kompetensi seperti ini biasanya dilakukan untuk para petani di perusahaan-perusahaan besar.

“Kali ini digelar untuk warga biasa penggiat kampung tematik. Semoga ini menjadi awal pengembangan kampung-kampung di Indonesia khususnya di Kota Tangerang dan dapat menjadi pusat ekonomi baru di Indonesia,” harapnya. (red)

Check Also

Tim SAR Perluas Area Pencarian SJ-182 Sampai Tanjung Kait Tangerang

Tim SAR Perluas Area Pencarian SJ-182 Sampai Tanjung Kait Tangerang

  Metrobanten, Tangerang – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup