Tuesday , August 9 2022

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Masih di Atas Inflasi

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Masih di Atas Inflasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

 

MetroBanten – Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 masih akan berada sedikit di atas 5 persen berkat peningkatan konsumsi masyarakat dan membaiknya kinerja industri manufaktur.

Angka tersebut masih berada di atas angka inflasi tahunan per Juli 2022 yang berada pada level 4,94 persen (year on year).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 4 Agustus 2022, selepas mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Kita masih menjaga inflasi kita saat sekarang masih di sekitar kemarin diumumkan 4,9 (persen). Namun, kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih sedikit di atas 5 persen. Besok BPS akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di Q2, tapi pemerintah dengan Indeks Keyakinan Konsumen juga baik dan PMI (purchasing manager index) di 51,3, kami optimistis angkanya (pertumbuhan ekonomi) di atas 5 persen,” ujar Airlangga.

BACA JUGA: Legislator Minta Penggunaan Aplikasi MyPertamina Dikaji Ulang

Menurut Airlangga, kenaikan inflasi dipicu oleh kenaikan beberapa komoditas pangan dan energi. Namun, ia menuturkan bahwa hingga saat ini pemerintah terus mempertahankan daya beli masyarakat untuk kedua komoditas tersebut melalui sejumlah subsidi sebagai jaring pengaman sosial.

“Indonesia tidak melakukan pass through harga, berbeda dengan negara lain. Tentu jumlah subsidi yang diberikan di tahun ini kan sudah disetujui oleh DPR sehingga tentu itu menjadi jaringan pengaman sosial di masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA: Bupati Serang Lantik Enam Pejabat Eselon II Hasil Lelang Jabatan BKPSDM

Di samping itu, Airlangga melanjutkan, pemerintah juga telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi baik pusat maupun daerah untuk terus menjaga dan memonitor harga berbagai komoditas, termasuk komoditas pangan.

“Kalau dari segi beras kan kita relatif stabil dan komoditas utama lain juga relatif stabil, hanya tanaman musiman apakah itu cabe dan bawang, tapi relatif seluruhnya lebih terkendali karena demand tertinggi kita kan selalu pada saat Lebaran,” tandasnya.

(BPMI Setpres)

Check Also

Walikota Arief dan Istri Kompak Ikuti Acara Marandang dan Teh Talua

Walikota Arief dan Istri Kompak Ikuti Acara Marandang dan Teh Talua

  MetroBanten – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama istri Aini Suci Wismansyah ikut ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup