Masih Jadi Polemik, STISIP Yuppentek Gelar Diskusi Soal Penataan Pasar Lama

Masih Jadi Polemik, STISIP Yuppentek Gelar Diskusi Soal Penataan Pasar Lama
Masih Jadi Polemik, STISIP Yuppentek Gelar Diskusi Soal Penataan Pasar Lama.

 

MetroBanten, Tangerang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STISIP Yuppentek Tangerang kembali menggelar Diskusi Publik Sesi kedua bertajuk ‘Merajut Bersama Dalam Penataan Kawasan Jl. Kisamaun, Jl. Kali Pasir Indah, dan Jl. A. Damyati Kota Tangerang’.

Diskusi ini di ikuti oleh Paguyuban, Pemilik Ruko/kantor, Komunitas UMKM, Tokoh masyarakat, serta PT. Tangerang Nusantara Global (TNG), bertempat di Aula Vidya Chandra Kampus STISIP Yuppentek Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.1 Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang.

Adapun bahasan dalam diskusi tersebut yakni mengenai ulasan Diskusi pertama terkait issue dan time line pembahasan, penataan linkup area dan ploting lapak,  sinkronisasi data pedagang PKL/UMKM, Jumat (25/2/22) malam.

BACA JUGA: WHO Percayakan Indonesia untuk Memproduksi Vaksin Covid-19 mRNA

Ketua STISIP Yuppentek, Bambang Kurniawan mengatakan, dalam Diskusi publik tersebut pihaknya hanya sebagai fasilitator. Sehingga tidak bisa mengambil keputusan terkait permasalahan yang terjadi di kawasan Pasar Lama yang sedang di tata oleh PT TNG.

“Ini kita tidak dalam kondisi mengambil keputusan. Dalam pertemuan ini bukan ranah kami  mengambil keputusan. Jadi kalau mengambil keputusan offside, yang mengambil keputusan itu PT TNG,” jelas Bambang usai Diskusi kepada metrobanten.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, dalam penataan Pasar Lama terdapat sejumlah persoalan yang dibahas, seperti jam operasional, penolakan warga dan lainnya. Sehingga hal tersebut dapat di identifikasi permasalahan dan akan dipertimbangkan oleh PT TNG.

Selain itu, pihak PT TNG telah membentuk Satgas PT TNG dalam penataan kawasan Pasar Lama yang di pimpin oleh Mumung Nurwana, eks Kasatpol PP Kota Tangerang.

“Itu semua kita serahkan ke PT TNG yang diamanahkan untuk menyelesaikan persoalannya itu,” katanya.

BACA JUGA: Pemkot Tangerang Salurkan 5.111 Paket Sembako untuk Masyarakat

Sementara itu, Direktur Utama PT TNG Edi Candra mengatakan, pihaknya saat ini masih menerima masukan para stakeholder dalam penataan kawasan Pasar Lama. Dalam masukan yang telah disepakati itu akan di implementasikan oleh pihaknya.

“Kalau kita mengikuti, saat ini PT TNG masih menerima masukan-masukan dari seluruh stakeholder yang ada dari yang dilakukan dari FGD ini. Kita melaksanakan dari masukan-masukan, apa yang sudah disepakati, ya TNG akan melaksanakan itu,” katanya.

“Misalnya jam operasional PKL dan toko, jam berapa baru kita laksanakan,” tambahnya.

Edi mengungkapkan sejauh ini dari sejumlah kesepakatan belum ada yang di implementasikan. Lantaran pihaknya masih menjalankan komunikasi ke berbagai stakeholder.

“Saat ini kita belum mengimplementasikan itu, kita berupaya mengkomunikasikan ke seluruh stakeholder yang ada,” papar Edi. (Dit)

Back to top button