Mensos Berikan Bantuan Alat Netralisir Air Kotor di Kota Serang

Mensos Berikan Bantuan Alat Netralisir Air Kotor di Kota Serang

Metrobanten – Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua MPR Yandri Susanto datang langsung ke Kota Serang dalam rangka peresmian bantuan sosial berupa pemberdayaan Masyarakat terkait Air Kotor menjadi Air Bersih di Kampung Cikedung, Kasemen, Kota Serang, Selasa (04/09).

Bantuan yang berupa beberapa alat Netralisir Air Kotor menjadi Air Bersih agar layak dikonsumsi diberikan kepada Masyarakat Kampung Cikedung. 

Wali Kota Serang Syafrudin mengapresiasi bantuan dari Kemensos ini. Di Kota Serang sendiri baru Kampung Cikedung yang mendapatkan alat Netralisir Air yang berharga sekitar 400 juta ini.

Ia juga berharap daerah lain yang memiliki masalah yang sama seperti Cikedung bisa mendapatkannya juga. 

“Ini sesuatu yang sangat luar biasa, karena Kota Serang ini baru daerah Cikedung yang diberikan bantuan oleh Kemensos atau Ibu Tri Rismaharini, atas nama Pemerintah Kota Serang berterimakasih yang sebesar-besarnya, mudah-mudahan bantuan ini juga bisa estafet di tempat-tempat lain juga di Kota Serang atau wilayah Kecamatan Kasemen mendapat hal serupa” Ujarnya. 

Di Kecamatan Kasemen ini hanya ada dua dari sepuluh kecamatan yang memiliki air bersih. Dikarenakan 8 diantara sepuluh Kelurahan berada di pinggir pantai, sehingga kualitas air tanahnya tercampur dengan air laut. 

“Kecamatan Kasemen ini dari 10 Kelurahan, hanya 2 Kelurahan yang airnya bersih, Kelurahan Kasemen dan Kelurahan Warung Jaud, 8 lainnya tidak bersih, karena dipinggir pantai” Sambung Syafrudin. 

Yandri Susanto yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR-RI menyampaikan Air adalah sumber kehidupan yang penting bagi manusia khususnya anak-anak bangsa.

Program ini juga bisa menjadi pola pelayanan Pemerintah ditengah banyaknya permasalahan kebutuhan air bersih. 

“Air ini penting menjadi sumber utama kehidupan dan ini sesuatu yang sangat berarti bagi anak bangsa, oleh karena itu saya berterimakasih sebagai Ketua Komisi VIII DPR-RI, mengapresiasi setinggi-tingginya sehingga ini bisa menjadi pola pelayanan pemerintah terhadap anak bangsa, yang tadi kebutuhan air nya masih banyak punya persoalan” ucap Yandri.

Yandri juga menyarankan agar Walikota bisa bekerjasama dengan Kemensos agar setiap daerah bisa mendapatkan alat netralisir air bersih. 

“Berangsur-angsur, berkoordinasi dengan Pak Wali dan anggarannya bisa kita ajukan tinggal teknologinya kerjasama dengan Kemensos” Sambungnya

Sepaham dengan Yandri, Sri Rismaharini juga menceritakan tentang sebuah daerah yang banyak terkena Down Syndrom dan yang menjadi penyebabnya karena air yang dikonsumsi di daerah itu mengandung logam. Maka air bersih akan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan anak. 

“Pernah suatu saat ada penelitian mengapa anak-anak di salah satu daerah banyak yang terkena Down Syndrom, atau keterbatasan khusus, setelah diteliti dan di cek ternyata airnya mengandug logam” Ungkapnya

“Sehingga Air Bersih menjadi sebuah harapan yang akan berpengaruh dan berdampak terhadap pertumbuhan anak, bukan hanya tentang kesehatan akan tetapi juga untuk pertumbuhan anak” Sambungnya.

Program pemberdayaan Masyarakat terkait Air Kotor menjadi Air Bersih dengan memberikan alat netralisir air ini sangat membantu masyarakat khususnya di daerah pesisir Kota Serang yang masih banyak mengandalkan air sungai untuk keperluan mandi dan mencuci.

Diharapkan program ini bisa membantu masyarakat untuk mengkonsumsi air bersih sehingga mengurangi konsumsi air isi ulang yang memerlukan biaya lebih. (Hms)

Back to top button