Lapak Limbah di Pasir Jaya Jatiuwung Ludes Dilahap Si Jago Merah

Lapak Limbah di Pasir Jaya Jatiuwung Ludes Dilahap Si Jago Merah
Lapak Limbah di Pasir Jaya Jatiuwung Ludes Dilahap Si Jago Merah

Metrobanten – sebuah lapak limbah ludes dilahap si jago merah dan pemilik alami luka serius dalam insiden kebakaran yang terjadi di Jalan Kasir 2, RT 04 RW 05, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Rabu (25/2/2026) malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, pihaknya menerima laporan darurat dari warga bernama Andri terkait kebakaran tersebut.

“Merespons laporan itu, tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memutus perambatan api.

Berdasarkan keterangan saksi mata sekaligus pegawai lapak, Basar (27), api pertama kali terlihat muncul dari tumpukan limbah plastik di area dalam lapak. Pemilik lapak, Sukaemi (50) sempat berupaya memadamkan api secara mandiri,” ungkap Mahdiar.

Awalnya, Pemilik melihat kepulan asap di tumpukan limbah plastik dan berusaha memadamkan dengan cara membongkar tumpukan tersebut. Namun, api justru membesar dengan cepat dan menyambar tubuh korban.

“Akibat peristiwa itu, Sukaemi mengalami luka bakar hingga 65 persen. Tim dari PMI Kota Tangerang yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RSUD Kota Tangerang untuk mendapatkan perawatan intensif, ” Paparnya.

Tidak hanya itu, dalam penanganan kebakaran kali ini, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk menjinakkan api di lahan seluas kurang lebih 400 meter persegi itu.

“Kuta kerahkan kekuatan penuh, sebanyak 6 unit armada pemadam diterjunkan, yang berasal dari UPT Kecamatan Periuk dan Pos Keroncong. Sebanyak 11 personel berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan lengkap seperti Fire Doom, unit Morita, hingga tangki water supply,” Jelas Mahdiar.

Diketahui pemadam tiba di lokasi sekira pukul 18.15 WIB dan langsung melakukan lokalisir area agar api tidak merembet ke pemukiman sekitar.

“Kita datang tidak lama usai mendapatkan laporan dari warga. Saat ini ntuk kerugian materil, masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan berapa jumlahnya,” pungkasnya. (Wan)

Back to top button