Kota Tangsel Tuan Rumah Forum Sistem Pembayaran se-Provinsi Banten

Metrobanten, Tangerang – Memiliki tingkat kemajuan di bidang teknologi yang signifikan, Kota Tangerang Selatan dipilih sebagai tuan rumah dalam forum Sistem Pembayaran se-Provinsi Banten. Forum ini dihadiri beberapa tokoh penting seperti perwakilan BI dan OJK, bertempat di Intermark, Serpong, Tangsel, Senin (19/4).
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menjelaskan, bahwa Kota Tangerang Selatan sudah menerapkan teknologi dalam setiap kebijakannya. Sehingga, pada saat diimbau untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pembayaran, sudah siap.
”Awalnya memang kesulitan. Karena nggak semua paham teknologi. Tapi saya tekankan harus belajar, jangan jadikan teknologi sebagai kesulitan, tapi jalan kemudahan,” kata Airin dalam acara tersebut.
Baca juga: Gubernur Dukung Kejati Banten Usut Tuntas Korupsi Dana Hibah Podok Pesantren
Dia melanjutkan, pada saat pandemi seperti ini, sistem yang memanfaatkan teknologi ini sangat mempermudah kinerja pemerintah. Termasuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dia menambahkan, bahwa teknologi bukan hal yang baru untuk Pemerintah Kota Tangsel. Namun sebagaimana yang baru saja disampaikan, ke depannya dia akan tetap menggunakan fasilitas ini agar bisa memperpendek jalur birokrasi antara pemerintah dan masyarakat.
Baca juga: Komandan Grup 1 Kopassus Meresmikan Gedung Museum Golok Indonesia di Tangsel
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja menjelaskan, ada tiga topik yang akand di bahas dalam forum ini. Yang pertama adalah proses bertahan di tengah pandemi. Kemudian meningkatkan optimisme bahwa keadaan akan semakin baik.
”Selanjutnya, adalah memberlakukan peradaban baru yaitu revolusi digital,” ujar Erwin dalam forum tersebut.
Dia menjelaskan bahwa pergerakan pertumbuhan Ekonomi Provinsi Banten memperlihatkan progres yang baik. Dimana pada kuartal tiga dan empat, sudah menimbulkan perbaikan sebesar 3,01 persen.
”Meskipun secara keseluruhan Pertumbuhan Ekonomi masih memiliki kontraksi sebesar 3,9 persen,”katanya yang menambahkan bahwa memonetum pertumbuhan sudah ada.
Erwin menerangkan, bahwa pada akhir tahun harus dioptimalkan. Dengan memacu kinerja ekspor, konsumsi, investasi. Sehingga untuk 2021, Provinsi Banten bisa memanfaatkan optimisme untuk melanjutkannya perbaikan ekonomi. (red)









