Ketua DPRD Tangsel Cederai Profesi Wartawan

Metrobanten, Tangsel – Wartawan memiliki peranan penting dalam pengawasan kinerja pemerintahan, tidak terima pemberitaan yang mengkritisi kinerja anggota dewan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  H Moch. Ramlie marah-marah dan cederai profesi wartawan.

Sebelumnya, sejumlah pihak mengomentari atas minimnya pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangsel yang sah di undangkan di tahun 2018, sehingga menjadi sorotan sejumlah pihak, dan menuai kritik.

Diketahui, entah kenapa secara tiba-tiba H. Ramlie menghubungi salah seorang wartawan melalui sambungan suara Applikasi Whatsapp, dan berbicara dengan nada tinggi.

“Ini siapa yang bikin berita, makanya jadi Dewan dulu biar tahu aturan, geblek banget wartawan main tulis-tulis aja. Makanya jadi dewan dulu biar tahu,” ujar Ramlie, pada Selasa siang pukul 10.52 WIB (12/02/19).

“Memang dewan itu tugasnya Pansus nanti selesai itu semua ada di Provinsi, kok berita setiap hari begitu, gimana sih?. Gunakan dong! minta penjelasan yang bener, makanya datang ke kantor ketemu saya!, jangan asal main tulis. Emang gua pada takut ama wartawan, main tulis main tulis, besok kita ada konfrensi pers datang semua tuh wartawan, ajak sekandang-kandangnya, main tulis main tulis sembarang tulis aja pengen jatuhin pimpinan lu, lawan gua juga belom pada bisa, bego lu pada,” sambungnya.

Kemudian, mengikuti arahan Ramlie, sejumlah awak media mendatangi Gedung DPRD Tangsel Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, untuk menghadiri undangan konfrensi pers tersebut, Rabu (13/2/19).

Namun, sangat disayangkan konfrensi pers tersebut tidak terlaksana tanpa sebab alasan yang jelas, meski beberapa wartawan telah membawa beberapa kandang hewan, sesuai dengan permintaan Ramlie.            (Dli)

Back to top button