Ketahui Efektivitas Vaksin COVID-19 dari Varian Alpha, Beta, Gamma dan Delta

Ketahui Efektivitas Vaksin COVID-19 dari Varian Alpha, Beta, Gamma dan Delta

 

Kesehatan – Varian corona Alpha, Beta, dan Delta kini menjadi sering didengar oleh masyarakat. Selain karena angka kasus COVID-19 yang semakin meningkat, virus corona varian terbaru pun sudah terdeteksi di beberapa kota besar di Indonesia.

Tentunya hal ini mengkhawatirkan karena virus corona varian terbaru dinilai memiliki proses penyebaran dan penularan yang lebih cepat. Lalu, apakah melakukan vaksinasi COVID-19 terbilang efektif untuk mencegah virus corona varian ini? Yuk, simak ulasannya dalam artikel ini!

Efektivitas Vaksin COVID-19 bagi Virus Corona Varian Baru

Varian virus corona terbaru, varian Delta atau B.1.617.2 telah ditemukan di Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Virus ini menjadi salah satu varian corona yang menjadi variant of concern dari WHO.

Ada beberapa jenis varian terbaru corona yang menjadi perhatian dunia, seperti:

  1. Alpha atau B.1.1.7 yang pertama kali ditemukan di Inggris.
  2. Beta atau B.1. 351 yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.
  3. Gamma atau P.1 ditemukan di Brasil.
  4. Delta atau B.1.617.2 yang pertama kali ditemukan di India.

Keempat varian tersebut menjadi perhatian dunia berdasarkan peningkatan transmisi, perubahan persentase penyakit, dan juga efektifitas tindakan terkait dengan virus corona varian terbaru.

Lalu, apakah proses vaksinasi yang telah berjalan dinilai mampu mengendalikan dan mencegah penyebaran virus corona varian baru? Nyatanya, ada beberapa vaksin yang dinilai cukup membantu dalam pencegahan peningkatan angka penyebaran virus corona.

Berikut ini beberapa jenis vaksin yang dinilai efektif untuk mengatasi virus corona varian terbaru:

  1. AstraZeneca

Data dari Public Health England, mengatakan bahwa dua dosis vaksin Astrazeneca dinilai efektif untuk menangani varian terbaru yang menjadi perhatian WHO.

92 persen dinilai efektif untuk mengatasi varian Delta, 75 persen aktif untuk melawan varian Alpha, dan 10,4 persen dinilai efektif untuk mengatasi varian Beta.

  1. Pfizer

Vaksin COVID-19 pfizer juga dinilai efektif untuk mengatasi varian yang menjadi perhatian WHO. Melansir The Guardian, dua dosis vaksin Pfizer memiliki nilai keefektifitasan 92 persen melawan varian Alpha dan 79 persen varian Delta.

  1. Johnson & Johnson

Johnson & Johnson dinilai mampu melawan varian corona terbaru. Sebesar 64 persen, vaksin ini mampu melawan varian Beta.

  1. Novavax

Novavax juga efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan varian virus corona yang terbaru. Sebanyak 50 persen mampu melawan varian Beta, sedangkan 86 persen melawan varian Alpha.

  1. Sinovac

Sementara Sinovac dinilai efektif untuk melawan varian Gamma sebesar 75 persen.

Jadi, sebaiknya jangan ragu untuk menerima vaksin COVID-19 agar kondisi kesehatan tetap optimal. Bukan hanya untuk diri sendiri, melakukan vaksinasi COVID-19 juga membantu kamu untuk menjaga orang-orang terdekat di lingkungan.

Lakukan Protokol Kesehatan Sambil Menunggu Vaksin

Saat ini proses vaksinasi pun sedang berjalan di Indonesia. Masyarakat sebaiknya ikut serta dalam proses vaksinasi ini agar kasus COVID-19 di Indonesia dapat semakin ditekan.

Namun, sambil menunggu waktu vaksinasi yang sudah ditetapkan tidak ada salahnya untuk selalu menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus COVID-19.

Check Also

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Tanggal 24 Juli itu Hoaks

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Tanggal 24 Juli itu Hoaks

  Metrobanten, Jakarta – Beredar video aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dengan menarasikan bahwa ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup