Kerjasama BNN: Rehabilitasi Narkoba di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang

Kerjasama BNN: Rehabilitasi Narkoba di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
Pembukaan pelatihan keterampilan narapidana, rehabilitasi medis dan sosial di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Rabu (17/2/2021).

 

Metrobanten, Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang menggelar penandatanganan kerja sama MoU antar Lapas Pemuda kelas IIA Tangerang dengan mitra kerja BNN Kota Tangerang dan Pembukaan Rehabilitasi para narapidana narkoba, Rabu (17/2/21).

Rehabilitasi bagi para warga binaan kasus narkoba tersebut diluncurkan dalam acara pembukaan pelatihan keterampilan narapidana, rehabilitasi medis dan sosial di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Rabu (17/2/2021).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten Muji Raharjo mengatakan rehabilitasi tersebut tidak hanya dilaksanakan di Lapas Pemuda Tangerang, namun di empat lapas lainnya di Banten. “Ada 1.620-an peserta sewilayah Banten,” ujarnya.

Baca juga: Polresta Tangerang Meringkus Dua Pelaku Curanmor di Pasar Kemis

Dikatakannya, selama tahun 2021 akan ada dua angkatan peserta program rehabilitasi. Angkatan pertama mulai Januari sampai Juni. Dilanjut angkatan kedua mulai Juni sampai Desember. “Kerjasamanya dengan BNN,” katanya.

Menurut Muji, sanksi pidana tak berpengaruh secara signifikan bagi para warga binaan pemasyarakatan, terutama kasus penyalahgunaan narkoba dalam memberhentikan kecanduannya. “Kan langkah pencegahan terbaik ya di rehab,” katanya.

Sementara, Kepala BNN Banten Brigjen Hendri Marpaung menuturkan pihaknya menyepakati kerjasama dengan Kemenkumham dalam upaya penekanan pemberantasan narkoba terutama dalam program rehabilitasi bagi pecandu.

Baca juga:  Seorang Bocah Tewas Tenggelam saat Berenang di Waduk Cipondoh Makmur

“Lapas ini nantinya akan mengubah, memperbaiki para korban narkoba yang sudah berada di lapas. Mereka diharapkan saat kembali ke masyarakat bisa menjadi produktif lagi,” katanya.

Kepala Lapas Pemuda Tangerang Kadek Anton Budiharta menambahkan, total ada 340 warga binaan yang mengikuti program rehabilitasi tahun 2021 dengan rincian 240 napi rehabilitasi sosial dan 100 napi rehabilitasi medis.

“Masa rehabnya selama satu tahap atau enam bulan,” tuturnya.

Dia menyebut, Lapas Pemuda Tangerang didominasi napi kasus narkoba, yakni 85 persen dari total kapasitas. Napi yang mengikuti rehabilitasi medis merupakan napi ketergantungan narkoba dengan kategori sedang atau berat. “Jadi, sangat bermanfaat bagi narapidana untuk menghentikan ketergantungan mereka terhadap narkoba,” ucapnya.

Selain pembukaan rehabilitasi narkoba, dalam acara seremonial di Lapas Pemuda Tangerang ini juga dilakukan pembukaan pelatihan keterampilan narapidana serta penandatangan kerjasama dengan sejumlah lembaga untuk menciptakan lapas sebagai pusat pendidikan. (Ds)

Check Also

Pemkot Tangerang  Lakukan Penilaian Kompetensi Jabatan Pegawai

  Metrobanten, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup