33 Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Pemuda Tangerang Ikut Simulasi UNBK

Metrobanten, Kota – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten hari ini menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) peserta Program Paket C di PKBM Tunas Madani, bertempat di Ruang Kelas PKBM Tunas Madani, Senin (24/2/20).

Simulasi UNBK ini sudah masuk hari ke 2 dari tanggal 23 Februari dan 24 Februari 2020. Paket C ini diikuti para peserta didik dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Madani yang mengikuti program sekolah kejar paket C. Tercatat sebanyak 33 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) peserta didik PKBM Tunas Madani yang mengikuti pelaksanaan Simulasi UNBK Paket C.

“Kami berharap seluruh peserta didik bisa mengikuti kegiatan dengan baik, dan lebih baik lagi. Kami percaya mereka bisa menjadi manusia terpelajar yang diharapkan bisa mengubah nasib mereka setelah bebas nanti,” ujar Supriyanto selaku Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Kegiatan simulasi ini sama seperti situasi UNBK yang sesungguhnya dimana para siswa harus mengerjakan soal-soal menggunakan komputer atau laptop. Dalam kegiatan ini diharapkan pada saat ujian nasional yang berlangsung nanti, siswa sudah tidak lagi merasa asing dan canggung dalam mengerjakan soal-soal yang di tampilkan dalam layar monitor.

Tahun ini merupakan tahun kedua PKBM Tunas Madani menyelenggarakan Ujian Nasional berbasis komputer secara mandiri dimana perangkat komputer atau laptop yang di miliki PKBM Tunas Madani sudah cukup baik dari segi teknis, jaringan server dan lainnya. Selain itu, di support oleh Tutor dan Teknisi yang sangat kompeten di bidangnya

Kasubsi Bimkemaswat, Tommy Virgaus, selaku penanggung jawab PKBM Tunas madani mengatakan, Simulasi UNBK dapat memberikan dampak positif bagi siswa. Seperti siswa mampu mengikuti perkembangan zaman di era Ilmu teknologi (IT), kecerdasan siswa bertambah dan tidak ada waktu untuk mencontek saat ujian.

“Semoga Ujian nasional nanti yang berlangsung, membuat para siswa mejadi terbiasa dalam menjawab soal-soal menggunakan komputer,” pungkasnya. (Ds)

Back to top button