Kompor Meleduk, Tiga Kontrakan dan Dua Ruko Habis Dilalap Api

Metrobanten, Tangerang – Sebanyak 3 (tiga) kontrakan dan dua tempat usaha di Kampung Dadap, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang hangus terbakar, Selasa 15 September 2020 sekitar pukul 14.45 WIB.
Penyebab kebakaran yang berlokasi tepat di belakang Rumah Sakit Siloam tersebut diduga akibat salah satu penghuni kontrakan yang diduga lupa mematikan kompor.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan terjadi kebakaran di Kampung Dadap, Kelurahaan Bencongan.
Baca juga: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Resmi Jadi Tersangka Penganiayaan Berat
Setelah mendapatkan laporan itu, petugas Damkar dari Pos Kelapa Dua dan Pos Curug, langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Kata dia, saat di lokasi, api sudah membumbung tinggi membakar 3 kontrakan dan 2 bangunan ruko.
“Betul, dua bangunan kontrakan dan tiga kontrakan terbakar,” kata Kosrudin kepada wartawan, Selasa (15/9).
Kosrudin menjelaskan, berdasarkan informasi dari warga sekitar, api berasal dari tempat usaha warung tegal (Wareg), yang diduga sedang memasak lalu lupa mematikan kompor.
Baca juga: Dua Wanita Mabuk Berkelahi di Clique Kitchen & Bar Gading Serpong
Lanjut Kosrudin, akhirnya api dari kompor tersebut membakar warung dan merembet ke tempat usaha service tv, sampai ke tiga bangunan kontrakan lainnya. Kata dia, warga sekitar bersama pemilik sempat mencoba memadamkan api tersebut dengan alat seadanya. Namun api yang besar sulit untuk dipadamkan.
“Sebenarnya, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, tetapi berdasarkan laporan warga, katanya api itu dari kompor Warteg yang lupa dimatikan oleh pemiliknya,” tandasnya.
Sementara itu, Komandan Regu Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, bahwa api baru bisa dijinakan pada pukul 17.30 WIB.
Kata Margono, beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka, hanya kerugian materil. “Korban luka dan jiwa nihil. Hanya kerugian materil, tetapi masih belum diketahui nominalnya berapa,” pungkasnya. (red)









