Curanmor Jaringan Ciputat-Pamulang, Berhasil Dibekuk Polisi

Metrobanten, Tangsel –  Polsek Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengamankan tujuh orang dari 14 pelaku Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor).

Ketujuh pelaku tersebut berhasil diamankan dari tempat berbeda di wilayah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2019.

“Ketujuh tersangka merupakan jaringan Ciputat dan Pamulang,” kata AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangsel, saat rilis di Mapolsek Ciputat, Jumat (8/2/19).

Ferdy Irawan menjelaskan Kami telah menangkap 7 pelaku Curanmor bernama Adriansyah (Jalak), Miftahul Huda (Mifta), Riza Juliansyah (Belong), Bagus Samanta (Joker), Muhammad Dani Askil, Agung Raya, Rangga Anugrah Putra,  sedangkan yang lainnya masih Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dari keterangan para tersangka, diketahui, pelaku merupakan satu jaringan yang  beraksi di seputaran Ciputat-Pamulang Kota Tangsel,” ujarnya.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku bermodus sebagai petugas parkir liar untuk mencari motor yang akan dicuri.

“Kawanan ini modusnya sebagai juru parkir liar, setelah ada motor yang diincar dan kondisi sekitar TKP aman, pelaku kemudian melakukan aksi pencurian itu,” katanya.

Ferdy mengungkapkan, tertangkapnya kawanan Curanmor Ciputat-Pamulang ini berdasarkan laporan masyarakat yang menjadi korban pencurian.

Selama kurun waktu setahun, Ferdy mengaku, pihaknya telah mengamankan 23 kendaraan roda dua berbagai merek dari para tersangka.

“Kasus curanmor ini terjadi dibeberapa tempat, laporan yang masuk itu tiga, dengan jumlah tersangka 7 orang. Yang sekarang dihadirkan ada 5, karena yang lainnya sedang berada di RS masih operasi dan 7 pelaku lainya masih DPO,” ungkapnya.

Selain memimpin kawanan pelaku curanmor di Ciputat dan Pamulang, Ferdy menuturkan, Jalak juga ikut terjun melakukan pencurian motor. Dia ditemani oleh asistennya yang bernama Miftahul Huda alias Miftha untuk mengawasi lokasi sekitar.

“Aksi Jalak ini sangat cepat, tidak sampai 5 menit hanya dengan kunci Letter T,” tuturnya.

Selanjutnya, jajaranya akan melakukan pengembangan dan pengejaran kepada tujuh tersangka yang melarikan diri.

Atas perbuatanya para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.    (Dli)

Check Also

Stok Sembako di Kota Tangerang Masih Cukup dan Aman

Post Views: 851 Metrobanten, Kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi ...

Metrobanten.co.id : Menyajikan Berita Terkini, Peristiwa, Gaya Hidup, Nasional, Internasional, Bisnis, Ekonomi, Wisata, Kuliner dan Liputan Khusus.