Cegah Penyebaran Penyakit : 100 Napi Ikut Pemeriksaan TB di Lapas Pemuda Tangerang

Metrobanten, Kota – Sebanyak 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas pemasyarakatan Lapas Kelas II A Pemuda Tangerang melakukan pelaksanaan skrining Tuberkulosis (TB) bertempat di ruangan klinik Lapas Pemuda yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.

PLH Kepala Lapas, Wahyu Kasie Giatja mengatakan pihaknya sering mengadakan kegiatan skrining TB dan HIV untuk meminimalisir penyebaran virus antar WBP.

“Saya rasa di Rutan atau Lapas sangat mudah tersebarnya virus tuberkulosis karena ruang gerak mereka terbatas. Jadi untuk mencegah menyebarnya virus TB ini kami akan sering mengadakan skrining atau kegiatan kesehatan lainnya yang bekerjasama dengan Puskesmas ataupun Dinkes Kota Tangerang,” kata Wahyu, Kamis (20/6/19).

Dengan diadakannya kegiatan skrining rutin, Wahyu berharap seluruh WBP di Lapas Pemuda Tangerang dapat bebas dari TB, HIV dan penyakit menular lainnya. Pihaknya juga telah menyediakan ruang isolasi khusus bagi WBP yang terjangkit virus tersebut.

“Semoga dengan pemeriksaan rutin seperti ini, seluruh WBP disini terbebas dari penyakit menular. Jika ada yang terjangkit, sudah kami siapkan ruang isolasi khusus. Hal tersebut tentu kami lakukan untuk menghindarkan WBP lainnya tertular virus yang sama,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya akan terus mengutamakan kesehatan para WBP Lapas Pemuda yang jumlahnya lebih kurang 2700 orang. “Jadi untuk kesehatan di Lapas ini kita berusaha untuk menjaganya lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Tristy, Wakil Supervisor Dinkes Kota Tangerang mengatakan, penyakit TB merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika tidak segera diobati. Maka perlu dilakukan pengecekan sedini mungkin seperti yang dilakukan di Lapas Pemuda Tangerang. Pengecekannya juga saat ini sudah dilakukan menggunakan teknologi modern yang canggih yakni test cepat molukuler.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak Lapas Pemuda Tangerang yang sudah berkenaan mengadakan skrinning untuk para WBPnya. Dengan begitu, kesehatan para WBP dapat terpantau dan jika ada yang terkena virus TB atau HIV-AIDS bisa segera kami tindak lanjuti agar tidak menular ke WBP lainnya,” pungkasnya.
(Ds)

Check Also

Sebanyak 225 Desa di Provinsi Banten Terdampak Gempa Sumur Pandeglang

Sebanyak 225 Desa di Provinsi Banten Terdampak Gempa Sumur Pandeglang

  MetroBanten, Serang – Berdasarkan data hasil update Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup