Bupati Zaki Berbagi Pengalaman Membangun Desa Ketapang
Dalam kurun waktu 3-4 tahun terakhir penataan infrastruktur di Desa Ketapang telah dibangun dengan biaya Rp44 miliar.
Konservasi mangrove di Ketapang dimulai sejak 2014, bisa dilihat mangrove di sini tumbuh kembang sangat luar biasa. Ternyata mangrove ini menjadi salah satu ikon baru untuk kegiatan pembangunan pesisir pantai dari dalam program-progran PEMSEA.
“Mangrove sudah mengubah kondisi air di Ketapang, dari yang tadinya tidak bisa menanam udang, bahkan bisa buat tambak udang, bahkan mengundang udang hadir ke kawasan mangrove. tadi ada udang vaname dan batik yang secara natural masuk ke kawasan konservasi mangrove kita,” turutnya.
Begitu juga ikan. Mangrove juga menjadi tempat ikan berkembang biak dan meningkatkan ekosistem mangrove itu sendiri. Salah satunya ditemukan kepiting mangrove dan kepiting tapak kuda atau horsesoe crab.
Kepiting ini sangat sulit dan dilindungi, tapi bisa bermunculan di Ketapang karena hutan mangrove yang sudah mulai bertumbuh.
Program yang ada di Ketapang akan diaplikasikan di desa-desa pesisir pantai lain mulai tahun 2023. Ada empat desa yang akan dibangun.
Sekadar informasi, Ketapang bukan program Gerbang Mapan yang pertama. Program Gerbang Mapan pertama ada di Desa Kohod, dengan luas yang lebih kecil dan program yang jauh lebih sederhana.
“Di sana menitikberatkan kepada infrastruktur, jalan lingkungan, perbaikan rumah, sanitasi dan juga irigasi di sekitar sana. Ketapang ini belajar pengalaan dari Kohod. Jadi bisa membangun Desa Ketapang secara komperhensif dan lebih maju lagi. Tdak hanya infrastruktur air bersih dan perekonomian, tapi juga kepada lingkungan hidup,” katanya.
Hari ini, delegasi Forum Partnerships in Environmental Management for The Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG) berkunjung ke Ketapang Urban Aquaculture di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Para peserta disambut dengan naik becak menuju lokasi, Jumat (28/10/2022).
Ratusan becak berjejer di pintu gerbang sekaligus menyambut para delegasi. Begitu tiba di lokasi, para tukang becak satu per satu menawarkan jasa dan mendekati para peserta yang baru saja turun dari mobil.
Agenda hari ini, para peserta mengunjungi Ketapang Urban Aquaculture, kawasan konservasi mangrove dan ekowisata aquaculture. Kunjungan ini adalah bagian dari PNLG Forum 2022 yang digelar pada 25-29 Oktober 2022.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melakukan gebrakan dengan mengubah kawasan pesisir yang identik dengan kumuh dan kotor menjadi kawasan percontohan internasional. Kawasan konservasi mangrove dan ekowisata Ketapang Aquaculture di Kabupaten Tangerang, telah disulap dari kawasan yang sebelumnya kumuh dan kotor kini menjadi venue event internasional PNLG Forum 2022.
“Kami memiliki program Gerbang Mapan, dengan segala macam yang sudah kita lalui dan lakukan mungkin masih ada beberapa kekurangan, tapi justru dengan banyak mengundang orang kita akan banyak mendapatkan masukan dan juga saran untuk pengembangan berikutnya,” kata Ahmed Zaki Iskandar. (Hms)









