Ayo Ketahui 5 Manfaat Mengajak Anak Belajar Menjadi Relawan

Ayo Ketahui 5 Manfaat Mengajak Anak Belajar Menjadi Relawan

Metrobanten – Relawan adalah seorang individu atau kelompok yang menyumbangkan tenaga, waktu dan jasanya secara sukarela untuk membantu tanpa mendapatkan upah finansial.

Ada banyak sekali topik yang dibahas seputar relawan. Di mana definisi relawan itu sendiri adalah menyumbangkan tenaga, waktu, jasanya secara sukarela untuk membantu tanpa mendapatkan upah finansial.

Banyak yang bisa dilakukan oleh relawan secara sukarela untuk membantu korban bencana alam, menjadi tutor di daerah pelosok, membersihkan lingkungan, atau sekedar donasi.

Semakin sering kita menolong, maka orang-orang sekitar kita akan bahagia karena merasa ditolong. Dalam agama pun dianjurkan menolong niscaya akan mendapat balasan pahala berkali-kali lipatnya.

Selain orang dewasa, anak-anak juga bisa menjadi relawan. Entah dengan diajak atau tidak sengaja terajak orang tua dalam melakukan aktivitas relawan.

Contohnya, memupuk rasa kemanusiaan Si Kecil. Melalui kegiatan tolong menolong ini, Si Kecil bisa belajar tentang arti memberi, bersyukur dan saling menghormati. 

Berikut sederet manfaat mengajak anak menjadi relawan:

1. Menumbuhkan rasa empati

Jika ibu tidak ingin Si Kecil terlalu manja, coba mengajaknya untuk menjadi relawan. Kegiatan ini bisa mendorongnya untuk melayani orang lain tanpa disuruh.

Selain itu, menjadi relawan juga bisa memupuk rasa empati karena mereka belajar belas asih setiap harinya. Mau tidak mau anak akan belajar berhubungan dengan orang-orang yang mereka layani. 

2. Menambah koneksi

Selain membangun empati, menjadi relawan juga bisa menambah pertemanan anak. Dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang baru, lingkaran sosialnya menjadi semakin berkembang. 

3. Meningkatkan kesehatan

Faktanya, menjadi sukarelawan meningkatkan kesehatan fisik maupun mental. Sebab, kegiatan tolong menolong bisa menurunkan stres, depresi, dan kecemasan. Kesukarelawanan juga meningkatkan kebahagiaan sewaktu melayani dan membantu orang lain.

Alhasil, ibu dan keluarga bisa menemukan tujuan baru dalam hidup. Si Kecil yang berbuat baik untuk orang lain juga dapat meningkatkan rasa pencapaian dan rasa percaya diri orang tuanya. 

Selain manfaat kesehatan mental, penelitian menemukan bahwa sukarelawan memiliki tingkat kematian yang lebih rendah daripada non-sukarelawan. Rasa sukarela diduga bisa memperbaiki gejala nyeri kronis dan mengurangi risiko penyakit jantung. 

4. Menambah waktu berkualitas dengan keluarga

Meski orang tua dan anak-anak sering menghabiskan waktu bersama di rumah, akan berbeda rasanya saat kebersamaan ini terjadi dalam kegiatan lain. Menjadi sukarelawan membuat waktu bersama menjadi lebih berkualitas. Orang tua dapat menjadi teladan anak untuk menumbuhkan rasa empati dan kasih sayang untuk orang lain. 

5. Mengasah keterampilan

Lewat kegiatan sukarela, anak akan mempelajari keterampilan dan kemampuan yang berharga dengan melayani orang lain. Mereka akan belajar keterampilan kepemimpinan dan kerjasama tim. 

Bukan itu saja, kegiatan melayani juga mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan memecahkan masalah untuk Si Kecil. Faktanya, menjadi sukarelawan juga terbukti meningkatkan nilai rata-rata dan kepercayaan akademik seorang anak .

Tips Mengajak Anak Menjadi Relawan

Mulai saja dengan lingkungan rumah kita sendiri. Coba ajak anak untuk ikut serta membersihkan tempat tidur atau rumah tanpa ada imbalan.

Cara ini bisa menjadi awal yang baik untuk mengajarkan anak tentang konsep relawan, yaitu melakukan sesuatu dengan ikhlas tanpa imbalan.  Selanjutnya, tanamkan pada anak untuk mau berbagi kepada orang lain yang kekurangan.

Seiring perkembangannya, orang tua lalu bisa mengikutsertakan anak untuk menjadi relawan di luar rumah, sesuai usianya. Contohnya mengajak anak menyumbangkan makanan untuk hewan-hewan terlantar yang ada di shelter

(Sumber: Halodoc)

Back to top button