Mengaku Teroris Saat Ditilang Polantas, Pria Ini Ternyata Mengalami Gangguan Jiwa
Metrobanten, Tangsel – Seorang pria bermotor berteriak-teriak mengaku teroris dan membawa bom mengejutkan para pengguna jalan.
Pria tersebut diketahui berinisial AS. Ulah AS diketahui bikin heboh jalanan saat berteriak sebagai anggota teroris pelaku bom Satinah, anak buah dari Amrozi.
Awal peristiwa itu terjadi ketika AS tak terima ketika hendak ditilang oleh anggota Satlantas Polres Tangerang Selatan saat berada di TL German Center, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (14/3/19).
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Ahmad Yurikho saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kata AKP Alexander, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di TL German Center, Serpong, Tangerang Selatan.
“Yang bersangkutan hendak ditilang karena tidak pasang TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) di belakang, pria tersebut berinisial AS. Yang bersangkutan teriak-teriak ‘saya teroris’, ‘saya teroris yang kelompok ngebom Sarinah, anak buah Amrozi’,” jelas Alexander Yurikho.
Hingga berita ini diturunkan, Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan, tengah melakukan pemeriksaan dan mendalami motif yang dilakukan oleh AS.
Informasi yang berhasil dirangkum dari Kepolisian setempat menyampaikan, AS diketahui mengalami gangguan kejiwaan (Skizofrenia paranoid).
Skizofrenia paranoid adalah penyakit gangguan otak yang menyebabkan penderitanya mengalami kelainan dalam berfikir, atau kelainan dalam merasakan atau mempersepsikan lingkungan sekitar
Data tersebut diketahui dari hasil diagnosa yang diketahui dari Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi, Bogor.
(Dli)









