Ketahui Cara Menambah Berat Badan Menjadi Lebih Ideal
Metrobanten, Kesehatan – Memiliki tinggi dan berat badan ideal merupakan dambaan bagi setiap orang, baik itu perempuan ataupun laki-laki. Bukan hanya masalah berat badan berlebih yang bisa menurunkan rasa percaya diri seseorang, namun badan terlalu kurus juga menjadi masalah cukup serius untuk banyak orang.
Agar berat badan bertambah, Anda bisa memilih cara membuat badan berisi dan padat dalam satu minggu yang tepat dan benar. Orang dengan berat badan kurang atau sering disebut dengan kurus, biasanya mengalami masalah dengan pola makannya.
Untuk itu perlu adanya kesungguhan, jika Anda ingin menambah berat badan dalam waktu satu minggu. Selain memaksimalkan faktor asupan, beberapa faktor lain juga harus diperhatikan agar keinginan Anda menambah berat badan dalam waktu singkat bisa terwujud.
Memperoleh Tubuh Ideal yang Lebih Berisi
Terlepas dari gangguan-gangguan medis di atas, bagi Anda yang ingin menambah berat badansecara sehat dan aman dapat mengikuti beberapa panduan di bawah ini.
- Pilih makanan sehat yang kaya dengan nutrisi.

Cara terbaik untuk mendapatkan badan lebih berisi adalah bukan dengan mengonsumsi sebanyak mungkin makanan berlemak dan berkadar gula tinggi, melainkan memilih makanan sehat dengan kandungan gizi seimbang yang tepat. Konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, serta sumber protein tanpa lemak seperti tahu, tempe, dan daging ayam tanpa kulit.
- Makan lebih sering.
Orang dengan berat badan kurang sering merasa cepat kenyang. Daripada makan dua hingga tiga kali sehari dalam porsi besar, lebih baik makan 5-6 kali sehari dalam porsi-porsi yang lebih kecil.
- Mengonsumsi jus atau smoothies.
Anda disarankan meminum kalori pada waktu makan, terutama saat Anda tidak berselera mengonsumsi camilan apa pun. Smoothies adalah minuman berbahan dasar buah dan kacang yang dicampur susu atau yoghurt serta bahan-bahan lain yang disatukan dan diblender. Hindari minuman bersoda, kopi, serta minuman ringan lain yang tidak mengandung nutrisi. Anda juga dapat mengganti camilan dengan segelas jus segar.
- Mengonsumsi camilan.
Di sela-sela jam makan utama, konsumsi camilan bernutrisi seperti buah kurma, jagung rebus, kacang kedelai, avokad, salad sayur. Sebisa mungkin batasi makanan-makanan yang diolah dengan cara digoreng (gorengan) dalam rendaman minyak jika ingin menambah berat badan Anda.
- Tambahkan kalori.
Tambahkan kalori dalam tiap makanan Anda. Taburkan keju parut pada roti dari biji-bijian utuh, atau telur dadar pada sup ayam Anda. Meski demikian, tetap berhati-hati dalam memilih makanan penambah kalori agar tidak mengakibatkan kelebihan glukosa (gula darah) atau lemak tidak sehat dalam tubuh.
- Minum saat makan atau 30 menit sesudah makan.
Minum banyak air sebelum makan dapat membuat tubuh kenyang. Sebaliknya, minum di tengah makan atau 30 menit setelahnya, ini akan membuat tubuh dapat menyerap lebih banyak kalori.
- Membiasakan diri untuk berolahraga.
Olahraga yang melatih kekuatan dapat meningkatkan berat badan dengan cara membentuk otot Anda. Selain itu, olahraga juga bermanfaat untuk membangkitkan nafsu makan Anda. Aerobik, angkat beban, bersepeda statis, berenang, dan berlari adalah olahraga yang bisa dicoba. Padukan olahraga dengan konsumsi camilan yang kaya protein, seperti susu cokelat rendah lemak. Minuman ini juga dapat dikonsumsi sebelum tidur.
- Istirahat dengan cukup.
Kurangnya waktu dan kualitas tidur berpotensi membuat metabolisme tubuh tidak dapat bekerja dengan baik. Tidur dan bangun tepat waktu dapat membantu menjaga berat badan.
Kondisi yang Membuat Badan Sulit Gemuk
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan berat tubuh Anda berkurang dari normal antara lain:
- Penyakit tertentu seperti TB paru atau HIV.
- Menderita kanker dan menjalani kemoterapi.
- Gangguan makan seperti anoreksia nervosa.
- Hipertiroidisme atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif, kondisi ini meningkatkan metabolisme sehingga membuat seseorang berisiko kurus.
- Menderita gangguan psikologis seperti depresi atau stres.
- Gangguan pencernaan, seperti pada kolitis ulseratif atau penyakit Crohn.
- Penyakit Celiac yang membuat tubuh tidak dapat menyerap nutrisi tertentu dari makanan.
- Terkait dengan genetik. Di mana jika kecendrungan dari anggota keluarga berpostur kurus, maka Anda mungkin mewarisi hal yang sama sehingga sulit untuk gemuk.
- Pola metabolisme tubuh. Di mana setiap orang memiliki pola yang berbeda. Selain itu kadar hormon yang mengatur metabolisme tubuh seperti tiroid juga bisa memengaruhi bobot tubuh seseorang.
Perlu diketahui, distribusi lemak pada setiap orang berbeda-beda sehingga ada beberapa bagian tubuh yang gemuk sedangkan bagian tubuh lainnya terlihat kurus. Namun, secara umum tubuh wanita memiliki distribusi jaringan lemak yang lebih banyak dibanding pria.
(Suntingan Kesehatan: Bbs, Net)









