Persiapan Hadapi POPDA 2026, Wakil Ketua DPRD Dorong Keterlibatan Orangtua Dalam Pembinaan

Metrobanten  – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Andri S. Permana, tegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan atlet pelajar sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikan Andri saat menghadiri kegiatan Parents Meeting dan Parents Talk atlet basket pelajar Kota Tangerang dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 di ruang Paripurna, Minggu (10/5/26).

Kegiatan yang diinisiasi jajaran pengurus cabang olahraga basket tersebut menghadirkan para orang tua atlet, pelatih, serta narasumber motivasi dan parenting guna memperkuat sinergi antara keluarga dan pembinaan olahraga pelajar.

Andri yang juga Ketua Perbasi Kota Tangerang menyampaikan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang penyampaian program latihan atlet, tetapi juga wadah edukasi bagi orang tua dalam mendukung perkembangan anak-anak mereka selama menjalani proses pembinaan olahraga.

“Hari ini kita mengikuti kegiatan parents meeting dan parents talk bersama orang tua atlet basket pelajar Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi para orang tua yang anaknya sedang dipersiapkan menghadapi POPDA 2026. Tidak hanya memaparkan program latihan, tetapi juga ada seminar motivasi dan parenting agar orang tua ikut terlibat aktif dalam perkembangan anak-anaknya,”katanya.

Menurutnya, peran keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk mental dan karakter atlet muda, khususnya saat menghadapi kompetisi olahraga tingkat daerah.

Ia menilai, keberhasilan seorang atlet tidak dapat dipisahkan dari dukungan lingkungan keluarga yang sehat dan suportif.

“Orang tua adalah komponen penting dalam kesuksesan seorang anak. Dalam menghadapi kompetisi seperti POPDA, orang tua harus diberi ruang besar untuk memainkan perannya dengan baik, tanpa harus melakukan intervensi teknis terhadap program latihan anak-anaknya. Dukungan moral dan psikologis dari keluarga sangat penting untuk mendorong mereka berprestasi,” katanya.

Andri juga menegaskan, DPRD Kota Tangerang memiliki komitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga pelajar, tidak hanya melalui dukungan anggaran, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan peran masyarakat dalam proses pembinaan generasi muda.

“DPRD tidak hanya hadir dalam bentuk dukungan anggaran melalui Dispora, tetapi juga harus hadir di ruang-ruang edukasi seperti ini. Orang tua adalah representasi kekuatan masyarakat dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, edukasi tidak hanya diberikan kepada anak-anaknya, tetapi juga kepada orang tuanya,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lebih lanjut, Andri berharap pola pembinaan yang melibatkan orang tua secara aktif dapat menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya di Kota Tangerang.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, legislatif, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan keluarga menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet muda yang berkualitas.

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi role model bagi cabang olahraga lain. Kolaborasi antara pemerintah, legislatif, pengurus cabor, pelatih, dan orang tua harus terus dibangun agar pembinaan atlet pelajar berjalan maksimal,” ungkapnya.

Selain mengejar prestasi di ajang POPDA 2026, Andri menekankan bahwa pembentukan karakter generasi muda tetap menjadi tujuan utama dalam proses pembinaan olahraga.

“Semoga anak-anak ini mampu meraih prestasi terbaik, tetapi yang paling penting mereka pulang menjadi pribadi yang lebih baik, anak-anak muda Kota Tangerang yang berkarakter. Itu yang paling membanggakan bagi orang tua maupun daerah,” pungkasnya. (Wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button