9 Gudang Ludes Terbakarsi si Jago Merah di Pergudangan Jatiuwung

9 Gudang Ludes Terbakarsi si Jago Merah di Pergudangan Jatiuwung
9 Gudang Ludes Terbakarsi si Jago Merah di Pergudangan Jatiuwung

Metrobanten – Kebakaran hebat melanda kawasan pergudangan di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, pada Selasa siang.

Sebanyak sembilan gudang ludes terbakar setelah api dengan cepat merambat ke bangunan lain yang saling berdekatan.

Sembilan gudang yang terdampak meliputi Gudang produk Momoyo yang berisi bahan baku minuman dan kardus, gudang penyimpanan paket milik Shopee, serta gudang dan tempat produksi sepatu milik PT Sepatu Anak Bangsa.

Api pertama kali terlihat dari salah satu sudut ruangan di Gudang Momoyo yang berisi tumpukan kardus. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting pada alat pendingin ruangan. Kencangnya hembusan angin serta material gudang yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menyebar.

Salah seorang pekerja di lokasi, Muji, mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya sempat berupaya memadamkan titik api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, upaya tersebut gagal karena api sudah terlanjur membesar.

“Awalnya dari pojokan sana pak. Tahu-tahu apinya sudah lumayan besar. Kita ke sana untuk bantu memadamkan pakai APAR, tapi sudah tidak bisa karena apinya cepat membesar,” ujar Muji di lokasi kejadian.

Muji menambahkan, asap tebal langsung membubung tinggi dan memenuhi area pergudangan dalam hitungan menit.

“Penyebarannya cepat sekali, asapnya langsung full menyebar sampai ujung sana. Yang terbakar itu Gudang Momoyo berisi kardus-kardus dan bahan minuman, di depannya ada gudang paket Shopee, dan ini gudang produksi PT Sepatu Anak Bangsa. Yang terbakar kemungkinan bahan kulit dan mesin-mesin produksinya,” tambahnya.

Menerima laporan kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk menaklukkan si jago merah. Pemadaman turut dibantu personel dari Damkar Kabupaten Tangerang dan jajaran TNI.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.55 WIB.

“Kami menerima laporan pukul 13.55 WIB bahwa ada kebakaran di Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, khususnya kawasan pergudangan. Saat tim sampai di lokasi, api sudah membesar dan melahap beberapa gudang,” kata Andia.

Andia mengonfirmasi total ada sembilan bangunan gudang yang terdampak dalam musibah ini.

“Berdasarkan hasil inventarisir kami, ada 7 gudang yang terbakar di area utama dan 2 gudang di area terpisah, sehingga total ada 9 gudang yang terdampak. Informasi dari ketua RW setempat dan pemilik, awal mula api memang dari Gudang Momoyo, lalu merambat ke pergudangan Shopee dan garmen/sepatu,” jelasnya.

Untuk menjinakkan kobaran api, BPBD Kota Tangerang mengerahkan puluhan personel dan armada pemadam kebakaran. Pihaknya juga berupaya keras mengamankan suplai air di tengah kondisi musim kemarau.

“Personel yang diterjunkan ada 60 orang dengan 16 unit mobil pemadam kebakaran, dibantu unit dari Damkar Kabupaten Tangerang dan TNI. Kami sudah menemukan titik sumber air dan diupayakan statik agar pasokan air tidak terputus, mengingat kondisi fenomena El Nino saat ini membuat sumber air lumayan sulit didapatkan,” tutur Andia.

Ia juga menambahkan bahwa material di dalam gudang menjadi penyebab utama cepatnya api membesar.

“Kebakaran lebih cepat merambat bukan hanya karena struktur bangunan, melainkan karena isi gudang yang didominasi bahan-bahan mudah terbakar. Begitu ada percikan atau pemantik dari korsleting listrik, api langsung menyambar,” tegasnya.

Peristiwa ini sempat memicu kepanikan luar biasa di antara para pekerja. Banyak dari mereka berhamburan menyelamatkan diri sambil berusaha mengamankan barang-barang berharga milik perusahaan dari kobar api.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Seluruh pekerja berhasil dievakuasi dan menyelamatkan diri sebelum api mengepung seluruh area pergudangan.

Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian materil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai milyaran rupiah mengingat banyaknya mesin produksi, stok barang, dan bahan baku yang hangus terbakar. Saat ini, penyebab pasti timbulnya api masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut pihak Polsek Jatiuwung. (red)

Back to top button