PHK Sepihak, Ribuan Buruh PT Hero Supermarket Berdemo
Metrobanten, Tangsel – Ribuan pekerja PT Hero Supermarket yang tergabung dalam Serikat Pekerja Hero Supermarket (SPHS) melakukan aksi turun kejalan depan halaman Kantor pusat PT. Hero Supermarket di Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) Jum’at (11/1/19).
Aksi dilakukan menyusul pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 75 karyawan PT Hero pada 19 gerai di seluruh Indonesia. Buruh yang tergabung dalam SPHS ini mulai berdatangan dari pukul 08.00 WIB dengan memakai Kaos merah lengkap dengan atribut.
Dari pantauan wartawan metrobanten co.id, terlihat buruh mulai memblokade sekitar jalan kantor pusat sehingga lalu lintas menuju kantor Hero ditutup.
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, Mirah Sumirat dengan lantang berteriak dihadapan para buruh meminta pihak manajemen Hero bisa memenuhi tuntutan para peserta unjuk rasa, terkait beberapa hal mengenai ketenagakerjaan.
“Pekerja yang di PHK untuk dipekerjakan kembali, Pecat oknum supermarket yang mencoba memecah belah SPHS, jika ada sesuatu harus berunding dengan SPHS,” katanya di hadapan ribuan massa aksi.
Kendati terpotong Shalat Jum’at, aksi tetap dilanjutkan usai Shalat dan dilakukan mediasi dari perwakilan buruh dengan pihak manajemen PT. Hero Supermarket.
GM Corporate Affairs PT Hero Supermarket Tbk Tony Mampuk yang ditemui saat selesai perundingan menjelaskan, memang ada toko yang kita tutup, jumlahnya sebanyak 26 toko dengan karyawan 532 setelah kami sosialisasi 92 % menerima dan memahami juga menyepakati untuk menghentikan hubungan kerja, 8% belum menerima dengan pemberhentian dari perusahaan sehingga dampaknya mereka melakukan aksi ini.
“Pihak kami pun tidak melarang pekerja untuk membentuk serikat pekerja,” ujarnya.
“Kami akan berusaha untuk mendengar dan menerima aspirasi mereka, dengan perundingan ini kami berharap para pekerja bisa menerima dengan baik kebijakan yang kami keluarkan,” ujarnya lagi.
Menurutnya, jika mereka masih belum bisa menerima kebijakan yang kami berikan kami siap melanjutkanya diperadilan Perindustrian karena kami merasa kebijakan yang kami keluarkan sudah sesuai dengan Undang-undang Industri.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan beserta jajaran hadir mengamankan aksi demo, demo terpantau damai tanpa ada aksi yang berlebihan. (Dli)









