Dinkes Kota Tangerang : 1659 JCH Diberikan Vaksin Meningitis Sebelum Ke Tanah Suci
Metrobanten – Untuk memberikan perlindungan terhadap ancaman virus yang mungkin terjadi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang telah melakukan vaksinasi atau pemberian vaksin meningitis kepada 1659 Jamaah Calon Haji (JCH).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tangerang, dr. Indri Bevy yang juga koordinator tim penyelenggara vaksinasi haji mengatakan, pemberian vaksinasi meningitis tersebut dilakukan selama empat hari dari tanggal 2-5 Juli 2018. Yang diikuti oleh 1659 orang jamaah calon haji Kota Tangerang.
“Ini sudah hari ketiga vaksinasi meningitis yang dilakukan oleh Dinkes, dimana perharinya kita bagi per kbhi,” ujar dr. Bevy saat pelaksanaan vaksinasi di gedung MUI Jl. Satria Sudirman, Kecamatan Tangerang, Rabu (4/7/18).
Menurutnya, vaksinasi tersebut sangat penting dilakukan untuk mendeteksi jamaah agar jamaah kebal terhadap penyakit radang selapaut otak (meningitis) selain dilakukan vaksinasi meningitis, hari ini vaksinasi influenza juga dilakukan kepada jamaah haji sebagai vaksinasi tambahan.
“Vaksinasi meningitis ini gratis sedangkan untuk vaksinasi influenza di sarankan untuk para jamaah haji yang memiliki penyakit kronis atau beresiko tinggi,” katanya.

dr. Bevy menuturkan, tahap pertama pemeriksaan kesehatan para calon jamaah haji ini sudah dilakukan di beberapa puskesmas sesuai dengan domisili para calon jamaah haji dimana tahap pertama pemeriksaan untuk menentukan resiko tinggi atau tidak, tahap kedua menentukan apakah calon jamaah haji itu memenuhi syarat istitha’ah yang memenuhi syarat kesehatan berangkat atau tidak, ketiga pemeriksaan kepada calon jamaah haji sedang hamil atau tidak, keempat pemeriksaan kesehatan apakah tidak memenuhi syarat istitha’ah.
“Biasanya untuk yang sedang hamil kebetangkatan akan ditunda, yang tidak jadi diberangkatkan biasanya nanti ada himbauan dari Kemenag, untuk adanya pengganti atau tidak itu semua wewenang mereka, kita hanya terkait kesehatan saja,” tuturnya.
Sebelumnya, dari Dinkes maupun Puskesmas Kota Tangerang sudah melakukan penyuluhan dan tes kebugaran kepada para calon jamaah haji untuk mempersiapkan mereka saat ada di tanah suci Mekkah.
“Ya, kalau kesehatan dan kebugaran kita terjaga, maka ibadah para calon jamaah haji akan berjalan lancar dan khusu,” tukas dr. Bevy.
Dalam kesempatan itu, dr. Bevy juga menyebutkan bahwa keberangkatan haji akan di bagi menjadi 7 kloter. Dimana satu kloternya berjumlah kurang lebih 350 jamaah yang akan di dampingi oleh tenaga medis, 1 orang dokter dan 2 orang perawat di tiap kloternya.
“Kloter pertama provinsi Banten akan diberangkatkan tanggal 17 Juli 2018. Diharapkan semua calon jamaah haji bisa terus sehat dan menjaga kebugaran sesampainya di tanah suci,” pungkasnya.
Sementara jemaah calon haji warga Poris Kota Tangerang mengaku senang dengan petugas kesehatan dari Dinkes. Menurutnya dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi tersebut bisa mencegah para jamaah dari penyakit meningitis.
“Dengan pemeriksaan ini dan vaksinasi saya merasa aman, karena kesehatan itu penting terlebih saat kita ibadah di tanah suci. Jadi ibadah kita tenang,” ucapnya usai vaksinasi kepada Metrobanten. (adv)









