Harlah NU ke-101, Benyamin: Terus Amalkan Nilai Toleransi

Harlah NU ke-101, Benyamin: Terus Amalkan Nilai Toleransi
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Metrobanten – Peringati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-101, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie ajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai toleransi guna menjaga tali persaudaraan dalam masyarakat beragama.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Lahir NU Ke-101, bertempat di Gedung Pusdiklat Kemenag RI, Ciputat, pada Sabtu (27/01/2024).

“Nilai-nilai Nahdlatul Ulama itu penting terutama dalam konteks saat ini, dimana kita menghadapi tantangan global seperti intoleransi dan radikalisme,” ujar Benyamin.

Ia mengatakan bahwa NU memiliki peranan aktif dalam mendukung tujuan Pemerintah Kota. Hal ini mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, keagamaan, sosial, dan lainnya.

BACA JUGA: KPU Kota Tangerang Bersama Pemkot Gelar Simulasi Pemilu

“Nahdlatul Ulama telah menjadi mitra Pemerintah kota dalam mewujudkan visi dan misi undang-undang daerah,” ucapnya.

Tak hanya itu, Benyamin juga mengajak masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai yang berkeadilan. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang saling menghargai dan mengurangi sikap diskriminatif.

“Ajaran NU yang moderat dan inklusif adalah benteng bagi kita untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, oleh karena itu saya mengajak bagi seluruh lapisan masyarakat di kota Tangsel untuk terus melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam mewujudkan pembangunan masyarakat, Pemerintah Kota Tangsel telah merancang berbagai program yang bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat dalam berbagai bidang.

“Kami telah merancang berbagai program pembangunan, program ini dirancang untuk memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan, kesehatan dan layanan publik,” terangnya.

BACA JUGA: Benyamin Buka Simulasi Pencoblosan dan Penghitungan Suara

Dalam menghadapi tantangan di zaman saat ini tentunya memerlukan kontribusi banyak pihak. Dengan demikian, Benyamin menjelaskan pentingnya bersinergi guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Di era globalisasi ini tantangan yg kita hadapi tidak hanya dari dalam tapi juga dari luar, oleh karena itu sinergi antara Pemerintah, organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama ini dan seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan,” pungkasnya. (red)

Back to top button