Tukang Cuci Steam Motor Ditangkap Polisi Lantaran Edarkan Sabu

Metrobanten, Tangsel – Polisi berhasil mengamankan seorang tukang cuci steam kendaraan bermotor lantaran tersangka M (33) juga merupakan pengedar narkotika jenis Sabu.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan warga kepada petugas Polsek Cisauk saat melihat pelaku sedang mengkonsumsi sabu.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan Pada Selasa (5/3/2019) saat di Mapolres Tangerang Selatan.

Kapolres menjelaskan, dari informasi itu, kemudian Polsek Cisauk melakukan pemantauan dan penggerebekan terhadap tersangka M, kemudian pada saat dilakukan penggeledahan di rumah yang bersangkutan

“Dari sana ditemukanlah satu kotak yang berisi empat bungkus sabu-sabu dengan berat memdekati 400 gram,” jelas Ferdy.

Pelaku ditangkap di kediaman kaka kandungnya di daerah Sampora Cisauk. Berdasarkan pengakuan tersangka, Ferdy mengatakan bahwa tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar dengan cara sistem transaksi beli putus.

“Tersangka mendapatkan sabu-sabu ini dua hari sebelumnya (penangkapan) dari seorang bandar yang tersangka juga tidak mengetahui orangnya, yaitu dengan cara sistem beli putus,” tambah Ferdy.

Usai melakukan transaksi secara online, tersangka membawa sabu-sabu di suatu tempat dengan berat 600 gram. Namun saat ditangkap aparat, sabu yang tersangka miliki tersisa 400 gram.

“Jadi kurun waktu dua hari sisanya tinggal 400 gram, jadi yang 200 gram berhasil diedarkan,” tuturnya.

Tersangka telah menjalankan operasinya selama dua bulan, tersangka mengedarkan narkoba tersebut kepada jaringan pembeli yang telah ia kenal di wilayah Tangerang Selatan, tersangka menjualnya dengan kisaran harga 1,5 Juta per gram.

“Wilayah edarnya di daerah Gading Serpong dan Bintaro,” terangnya.

Kini Polisi sedang melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengetahui bandar utama narkoba tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat bungkus sabu-sabu seberat 400 gram, satu buah handphone dan satu buah timbangan.

Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 lebih subsider pasal 127 ayat 1 Undang Undang Narkotika No. 35 tahun 2009 dengan hukuman penjara 20 tahun atau maksimal hukuman mati.     (Dli)

Check Also

Oknum Perwira Kompol IZ Kurir Sabu Jaringan Internasional, Kapolri Minta Proses Hukum Tegas

Oknum Perwira Kompol IZ Kurir Sabu Jaringan Internasional, Kapolri Minta Proses Hukum Tegas

  Metrobanten, Jakarta – Polri masih menelusuri kasus penyelundupan 16 kg sabu yang melibatkan oknum perwira Direktorat Reserse Kriminal ...

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup