Surat Keputusan Kapolri: Fokus Pelayanan Masyarakat, 8 Polsek di Polda Banten Tidak Melakukan Penyidikan

Surat Keputusan Kapolri: Fokus Pelayanan Masyarakat, 8 Polsek di Polda Banten Tidak Melakukan Penyidikan
Kriteria dalam menentukan polsek tidak melakukan penyidikan. Dilihat jarak tempuhnya dekat dengan polres, dilihat dari rata-rata jumlah tindak pidana.

 

Metrobanten, Serang – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat keputusan terkait kepolisian sektor (Polsek) Nomor Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan).

“Keputusan ini adalah tindak lanjut program prioritas Jenderal Sigit yang disampaikan pada Commander Wish pada tanggal 28 Januari 2021,” Kata Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, Rabu (31/3/2021)

Lebih lanjut, Edy Sumardi menjelaskan berdasarkan surat keputusan tersebut di seluruh Indonesia, ada sebanyak 1.062 Polsek yang tidak melaksanakan penyidikan, namun hanya fokus kepada pemeliharaan kamtibmasy.

Baca juga: Kapolri Tetapkan 1.062 Polsek Tidak Lakukan Proses Penyidikan, Hanya Pemeliharaan Kamtibmas

“Nah, untuk Wilayah Hukum Polda Banten Polsek yang tidak melakukan penyidikan sebanyak 8 polsek dari 4 Polres di jajaran Polda Banten,” katanya.

“Polres Serang yaitu Polsek Pontang dan Polsek Tirtayasa, Polres Cilegon yaitu Polsek Kawasan Pelabuhan Banten dan Polsek Kawasan Pelabuhan Merak, Polres Lebak yaitu Polsek Sobang, Polsek Muncang dan Polsek Leuwidamar, Polres Pandeglang yaitu Polsek Angsana, ” lanjutnya.

Edy Sumardi menyampaikan, hal ini sesuai Program prioritas Kapolri pada bidang transformasi, program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat pada daerah tertentu (tidak melakukan penyidikan)

Baca juga: Polresta Tangerang Tangkap Oknum Kades Sentul Saat Pesta Sabu di Rumahnya

“Polsek yang tidak melakukan penyidikan, namun mengutamakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) , sambang dialogis ke masyarakat, memberikan himbauan, deteksi dini kejahatan, kegiatan preventif dan Preemtif lainnya serta melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), “jelasnya.

Ditambahkan Edy, untuk kriteria dalam menentukan polsek tidak melakukan penyidikan. Dilihat jarak tempuhnya dekat dengan polres, dilihat dari rata-rata jumlah tindak pidana yang terjadi di polsek tidak lebih dari 10 jumlah pertahunnya,

Waktu tempuh dari Polsek ke Polres maksimal 1 (satu) jam dengan kendaraan bermotor (R2/R4), selanjutnya untuk teknis pelaksanaan proses tindak pidana kejahatan di Polsek tersebut akan diatur melalui jukrah Kapolri yang masih dalam proses. (Red)

Check Also

Bupati Zaki Tinjau Vaksinasi di Kosambi dan ICE BSD Pagedangan

Bupati Zaki Tinjau Vaksinasi di Kosambi dan ICE BSD Pagedangan

  Metrobanten, Tangerang – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar melakukan pemantauan dan monitoring penyuntikan vaksinasi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup