NEWSTANGERANG RAYA

Sekarang Giliran BKN Adopsi Aplikasi Tangerang Live

Metrobanten, Kota – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk sistem kepagawaian Daerah hingga ke pusat secara online, Selasa (16/10/18).

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, BKN akan memanfaatkan aplikasi dari Kota Tangerang yang nantinya dapat di implementasikan di Kabupaten, Kota, Provinsi Banten, serta provinsi Jawa Barat.

Rencananya pada hari kamis besok Kepala BKN Jawa Barat akan menyambangi untuk membicarakan kerjasama yang berkaitan dengan  pemanfaatan aplikasi dari pemerintah kota Tangerang

Tujuannya adalah agar mempermudah sistem birokrasi di BKN. Oleh karena itu BKN ingin mengimplementasikan sistem aplikasi kepegawaian secara online dan digitalisasi.

“Itu yang menjadi target dari BKN pusat untuk mendirikan sistem digitalisasi pada tahun 2019,” katanya.

Oleh karena itu BKN ingin menjadikan Kota Tangerang sebagai Pilot project, karena Kota Tangerang salah satu yang sudah menginplementasikan sistem secara online.

“Dengan adanya aplikasi ini kedepannya tidak akan ada lagi kenaikan pangkat yang terlambat dan harus membawa begitu banyak berkas yang banyak, karena itu ketua BKN pusat meminta kepada kami sebagai salah satu kota yang sudah mendigitalisasi semua program kepegawaian,” tuturnya.

Walikota Tangerang juga mengungkapkan bahwa Kota Tangerang saat ini sudah menggunakan semua sistem kepegawaian dengan cara full online seperti Standart Kinerja Kepegawaian (SKP) dan lain sebagainya.

Dan itu memudahkan semua birokrasi kepegawaian yang selama ini di anggap terlalu banyak birokrasi. dan dengan aplikasi ini semua pegawai di Kota Tangerang dapat memantau sendiri ketepatan data dan sudah sejauh mana berkas mereka di ajukan. Serta pegawai dapat melihat sosialisasi dan informasi

“Dengan adanya aplikasi ini pegawai dapat memantau berkasnya sudah sampai mana, penilaiannya seperti apa ? sosialisasi dan informasi seperti apa dan lain sebagainya,” tukasnya.

Lebih lanjut, Walikota menuturkan bahwa Kota Tangerang sendiri sudah menjalankan aplikasi ini selama  dua tahun dan sekarang ini sudah ada 170 aplikasi yang sudah terintegrasi dan sekarang sudah memasuki tahapan Tangerang Live 3.0, yang berbasis geospasial yang mempermudah masyarakat Tangerang.

Termasuk di dalamnya pemetaan, jalan rusak, pengalihan arus dapat di lihat di aplikasi dan aplikasi tersebut akan terus di kembangkan, untuk memberikan kemudahan baik dari sisi pengguna aplikasi maupun administrator.

Walikota juga menjadikan ini sebagai motivasi apa yang di bangun oleh Pemerintah Kota Tangerang dapat bermanfaat bukan hanya untuk masyarakat kota Tangerang tetapi juga untuk Banten dan Indonesia.            (Dit)

Back to top button